Mengenal 8 Jenis Senjata Api yang Digunakan dalam Tugas Kepolisian

Artikel ini membahas 8 jenis senjata api organik yang digunakan oleh petugas kepolisian dalam menjalankan tugas mereka untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jenis senjata yang dibahas meliputi senjata api genggam, pistol mitraliur, senjata api serbu, senjata api mesin, senjata api tembak jitu, senjata api tembak runduk, senjata api laras pendek, dan senjata api laras licin.

Artikel juga menekankan pentingnya penggunaan senjata api yang proporsional dengan ancaman yang dihadapi dan perlunya pelatihan intensif untuk memastikan penggunaan senjata tersebut dengan aman dan efektif. Selain itu, artikel mengingatkan bahwa penggunaan senjata api oleh petugas kepolisian harus selalu mengikuti peraturan dan prosedur yang berlaku.

Dalam menjalankan tugas mereka untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepolisian memiliki akses dan izin untuk menggunakan senjata api. Menariknya, Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (PERKAP) Nomor 1 Tahun 2022 mengatur tentang 8 jenis senjata api organik Polri yang digunakan oleh petugas kepolisian. Dari senjata api genggam hingga senjata api laras licin, mari kita telusuri jenis-jenis senjata ini lebih dalam. Berikut Ulasan lengkapnya:

1. Senjata Api Genggam: Membawa Kekuatan dalam Satu Genggaman

Senjata api genggam adalah senjata api yang dapat dengan mudah dioperasikan dengan satu tangan. Terdapat dua jenis senjata api genggam yang umum digunakan oleh petugas kepolisian, yaitu revolver dan pistol. Revolver adalah senjata api dengan silinder yang dapat berputar dan mampu menembakan beberapa peluru berturut-turut. Sementara itu, pistol menggunakan magasin sebagai tempat penyimpanan peluru yang dapat dipasang pada senjata api tersebut.

2. Senjata Api Pistol Mitraliur: Kekuatan Menyebar dalam Jarak Dekat

Pistol mitraliur, atau yang lebih dikenal sebagai sub machine gun, adalah senjata api bahu yang ideal untuk tembakan menyebar dalam jarak dekat. Dengan panjang laras yang relatif pendek, sekitar 20 sentimeter, senjata ini sering digunakan untuk melindungi pasukan yang sedang menghadapi ancaman berat.

3. Senjata Api Serbu: Gabungan Kecepatan dan Akurasi

Senjata api serbu, atau yang biasa dikenal sebagai assault rifle, merupakan senjata api dengan panjang laras sekitar 40-50 sentimeter dan memiliki bobot yang ringan. Meskipun memiliki ukuran yang lebih besar daripada pistol mitraliur, senjata ini memiliki kapasitas magasin yang besar, memungkinkannya untuk memberikan tembakan dalam volume yang besar dalam waktu yang singkat. Senjata api serbu seperti M16 dan AK47 dikenal karena akurasinya, jarak tembak yang lebih jauh, dan daya hancur yang lebih besar.

4. Senjata Api Mesin: Tembakan Cepat untuk Dominasi Medan

Senjata api mesin, juga dikenal sebagai metraliur, adalah senjata api ringan yang menggunakan sistem kerja otomatis. Senjata ini mampu memberikan tembakan dengan kecepatan tinggi dalam jangka waktu yang lama, asalkan terdapat amunisi yang cukup. Terdapat tiga jenis senjata api mesin, yaitu ringan, sedang, dan berat, yang dibedakan berdasarkan efektivitas kecepatan tembakannya.

5. Senjata Api Tembak Jitu: Ketepatan Menembus Jarak

Senjata api tembak jitu adalah senjata yang memiliki jarak tembak yang lebih jauh dan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan senjata-senjata sebelumnya. Senjata ini biasanya dilengkapi dengan teleskop untuk meningkatkan akurasi tembaknya. Contohnya, SPR 4 buatan PT Pindad memiliki kaliber 0,338 x 8,6 mm dan memiliki jangkauan tembak hingga 1,5 kilometer.

6. Senjata Api Tembak Runduk: Kombinasi Jarak dan Stabilitas

Senjata api tembak runduk, atau sering disebut sebagai senapan penembak runduk, memiliki jarak tembak yang jauh dengan tingkat akurasi yang baik. Sebagai contoh, SPR 4 buatan PT Pindad juga digolongkan sebagai senjata api tembak runduk. Dengan kaliber 0,338 x 8,6 mm, senjata ini mampu mencapai jarak tembak hingga 1,5 kilometer. Dilengkapi dengan teleskop dan bipod untuk menjaga stabilitas saat menembak, senjata ini digunakan oleh penembak runduk dalam menjalankan tugas pengintaian atau menyerang target dari posisi tersembunyi.

7. Senjata Api Laras Pendek: Fleksibilitas dalam Ruangan Terbatas

Senjata api laras pendek, yang juga dikenal sebagai senjata api pistol, dirancang untuk digunakan dalam jarak dekat atau dalam ruangan terbatas. Senjata ini memiliki panjang laras yang pendek dan dapat dioperasikan dengan satu tangan. Contoh umum dari senjata api laras pendek adalah pistol semi otomatis.

8. Senjata Api Laras Licin: Tenaga dan Akurasi yang Optimal

Senjata api laras licin, yang juga dikenal sebagai senapan laras licin, adalah senjata api dengan laras yang halus dan tidak memiliki alur dalam larasnya. Hal ini memungkinkan peluru untuk meluncur dengan lebih lancar dan meningkatkan akurasi tembakan. Senjata api laras licin biasanya digunakan dalam kegiatan berburu dan menembak olahraga.

Penting untuk dicatat bahwa penggunaan senjata api oleh petugas kepolisian harus mengikuti peraturan dan prosedur yang ketat. Penggunaan senjata api harus proporsional dengan ancaman yang dihadapi dan dalam situasi yang membutuhkan penggunaan kekuatan mematikan. Selain itu, pelatihan yang intensif diperlukan untuk memastikan petugas kepolisian dapat menggunakan senjata tersebut dengan aman dan efektif.

Sekian ulasan tentang 8 jenis senjata api organik yang digunakan dalam tugas kepolisian. Penting untuk memahami bahwa senjata api digunakan sebagai alat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dan penggunaannya harus selalu diatur dengan ketat oleh hukum dan prosedur yang berlaku.