Mudah dan Cepat, Ini Cara Mengurus STNK Hilang Bukan Atas Nama Sendiri yang Perlu Anda Tahu

Ingin tahu cara mudah mengurus STNK yang hilang bukan atas nama sendiri? Simak langkah-langkahnya dalam artikel ini dan pastikan Anda mempersiapkan seluruh persyaratan dengan baik dan mengikuti prosedur yang berlaku agar proses pengurusan STNK hilang bisa berjalan dengan lancar.

Mengurus STNK hilang bukan atas nama sendiri kadang bisa menjadi masalah tersendiri. Namun, jangan khawatir, karena ada beberapa langkah mudah yang bisa Anda ikuti untuk mengurus STNK hilang tersebut.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

Persyaratan yang Harus Disiapkan
Persiapan pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan berkas-berkas penting yang diperlukan untuk mengurus STNK hilang. Berkas-berkas tersebut antara lain adalah surat keterangan hilang, legalisir salinan BPKB, serta surat kuasa.

Untuk surat keterangan hilang, Anda bisa mendapatkannya di kantor polisi terdekat. Sebelum pergi ke kantor polisi, pastikan Anda membawa KTP asli, BPKB, dan fotokopi BPKB yang sudah dilegalisir. Legalisasi BPKB bisa Anda lakukan di kantor polisi.

Surat kuasa adalah dokumen yang berisi tentang otoritas yang diberikan kepada seseorang untuk melakukan tindakan atas nama orang lain. Dalam konteks ini, surat kuasa berisi tentang wewenang yang diberikan kepada Anda untuk mengurus STNK yang hilang. Pihak yang tercantum pada surat kuasa adalah pihak yang namanya tercantum pada BPKB. Seperti surat kuasa pada umumnya, harus ada tanda tangan di atas materai.

Mengisi Formulir
Setelah semua berkas-berkas sudah lengkap, Anda bisa mengisi formulir pengurusan STNK hilang di SAMSAT. Formulir pengisian juga memerlukan materai yang harus ditempel.

Pengecekan Fisik Kendaraan dan Cek Blokir
Setelah mengisi formulir, Anda perlu membawa kendaraan untuk antre pengecekan fisik. Petugas akan melakukan pengecekan kendaraan dan memberikan hasil pengecekan yang perlu difotokopi.

Hasil pengecekan fisik kendaraan akan digunakan untuk proses selanjutnya, yaitu cek blokir. Proses ini bertujuan untuk mengetahui apakah STNK yang Anda urus memiliki blokir atau tidak. Cek blokir bisa menjadi salah satu surat yang menerangkan bahwa STNK Anda benar-benar hilang.

Melakukan Pembayaran
Setelah proses cek blokir selesai, Anda bisa membawa surat keterangan kehilangan dan hasil cek blokir ke loket BBN II untuk mengurus STNK baru. Serahkan semua berkas penting pada petugas loket dan tunggu prosesnya.

Setelah itu, Anda akan diminta untuk melakukan pembayaran pengurusan STNK hilang. Bukti pembayaran ini nantinya akan digunakan untuk mengambil STNK baru.

Pengambilan STNK Baru
Setelah pembayaran selesai dilakukan, Anda bisa menukarkan bukti pembayaran dengan STNK baru. Silakan menunggu di ruang tunggu sampai petugas memanggil nama Anda.
Serahkan bukti pembayaran untuk ditukar dengan STNK baru dan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

Itulah beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengurus STNK hilang bukan atas nama sendiri. Pastikan Anda mempersiapkan seluruh persyaratan dengan baik dan mengikuti prosedur yang berlaku agar proses pengurusan STNK hilang bisa berjalan dengan lancar.