Apa Itu STCK atau Surat Tanda Coba Kendaraan? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Artikel ini menjelaskan tentang STCK atau Surat Tanda Coba Kendaraan yang berfungsi sebagai surat jalan sementara sebuah kendaraan agar dapat dikendarai di jalan raya. STCK dapat digunakan sebagai pengganti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang asli sementara menunggu proses administrasi kepemilikan kendaraan selesai. Artikel ini juga menjelaskan persyaratan dan biaya pembuatan STCK serta aturan penggunaannya.

Anda pasti sering mendengar istilah STCK ketika membeli kendaraan baru dari showroom atau dealer. Namun, apakah Anda sudah tahu apa itu STCK? Jangan khawatir, artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap mengenai STCK.

Pengertian STCK

STCK adalah singkatan dari Surat Tanda Coba Kendaraan. Surat ini berfungsi sebagai surat jalan sementara sebuah kendaraan agar dapat dikendarai di jalan raya. STCK bersifat sementara sampai diterbitkannya STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang asli. STCK sering juga disebut sebagai plat nomor sementara.

Manfaat STCK

Ketika Anda membeli mobil baru dari showroom atau dealer, pihak kepolisian tidak akan memberikan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) dan STNK mobil secara langsung. Anda perlu melakukan proses administrasi kepemilikan kendaraan yang baru dibeli. Proses ini memerlukan waktu sekitar satu bulan.

Sementara menunggu proses administrasi selesai, Anda masih bisa menggunakan mobil baru Anda. Pihak kepolisian, khususnya Samsat, akan memberikan Anda STCK sebagai surat jalan kendaraan sementara.

Namun, perlu diingat bahwa meskipun STCK dapat digunakan sebagai surat jalan kendaraan, Anda tidak boleh berkendara di luar daerah atau kota. Hal ini berdasarkan peraturan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009 pada Pasal 69 dan pasal 69 ayat 1.

Persyaratan Pembuatan STCK

Sebelum mengurus STCK mobil, terdapat beberapa persyaratan yang harus dilengkapi terlebih dahulu. Pertama, Anda harus mengisi formulir STCK yang tersedia di loket Samsat terdekat. Selanjutnya, Anda harus membawa fotokopi serta KTP asli, paspor, atau SIM sebagai identitas diri. Selain itu, izin usaha dari badan usaha tempat mobil dibeli juga wajib dilampirkan. Terakhir, sertifikat uji tipe kendaraan, sertifikat registrasi uji tipe kendaraan, dan tanda lulus uji tipe kendaraan dari dealer atau showroom tempat mobil dibeli juga harus disertakan. Jangan lupa untuk melampirkan surat permohonan pembuatan STCK sebagai kelengkapan dokumen yang diperlukan. Penting untuk diingat bahwa seluruh persyaratan harus dipenuhi sebelum melakukan proses pengurusan STCK.

Biaya STCK

Biaya STCK untuk mobil dengan plat nomor berwarna putih biasanya dikenakan biaya sekitar Rp50 ribu. Namun, biaya tersebut dapat berbeda-beda tergantung wilayah masing-masing. Jika plat nomor mobil Anda masih menggunakan plat berwarna hitam, maka biayanya lebih mahal, sekitar Rp1,5 jutaan.

Sekarang Anda sudah tahu apa itu STCK (Surat Tanda Coba Kendaraan) dan manfaatnya bagi pemilik kendaraan. Meskipun STCK hanya bersifat sementara, namun surat ini dapat membuat Anda tetap dapat menggunakan mobil baru Anda sementara menunggu proses administrasi selesai. Ingatlah untuk tidak berkendara di luar kota saat menggunakan STCK. Jangan lupa pula untuk mengecek biaya STCK di wilayah Anda sebelum mengurusnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda!