Membuat SIM B1 dan B2 secara Online: Langkah dan Persyaratannya

Artikel ini membahas mengenai cara dan persyaratan membuat SIM B1 dan B2 secara online yang dapat membantu pemohon untuk memperoleh SIM dengan lebih mudah dan cepat. Dalam artikel ini juga dijelaskan persyaratan yang harus dipenuhi serta tahap-tahap yang harus dilakukan oleh pemohon untuk memperoleh SIM B1 dan B2 secara daring.

Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan dokumen penting yang harus dimiliki oleh pengendara mobil dan motor yang akan berkendara di jalan raya. Hal ini juga berlaku bagi pengemudi kendaraan niaga seperti truk, bus, dan mobil komersial lainnya. Namun, untuk memperoleh SIM B1 dan B2, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan SIM, terdapat persyaratan yang berbeda untuk memperoleh SIM B1 dan B2. Untuk SIM B1, pemohon harus berusia minimal 20 tahun dan telah memiliki SIM A atau SIM A umum yang telah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkannya SIM A tersebut. Sementara untuk memperoleh SIM B1 umum, pemohon harus memiliki SIM A umum atau SIM B1 dan telah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkannya SIM A umum atau B1 tersebut. Sedangkan untuk memperoleh SIM B2, pemohon harus berusia minimal 21 tahun dan telah memiliki SIM B1 yang telah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkannya SIM B1 tersebut. Dan untuk memperoleh SIM B2 umum, pemohon harus memiliki SIM B1 umum atau SIM B2 dan telah digunakan selama 12 bulan sejak diterbitkannya SIM B1 umum atau B2 tersebut.

Untuk memudahkan pemohon dalam memperoleh SIM B1 dan B2, kini proses pembuatan dapat dilakukan secara daring melalui fitur Sistem Informasi Nasional Administrasi Registrasi (SINAR) yang tersedia di aplikasi Digital Korlantas POLRI. Namun, tahap ujian praktik tetap harus dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) terdekat setelah pemohon berhasil melakukan pendaftaran dan registrasi di aplikasi tersebut.

Berikut adalah langkah-langkah membuat SIM B1 dan B2 secara online:

  1. Verifikasi nomor telepon dengan kode OTP
  2. Registrasi dengan mengisi NIK
  3. Melakukan Face Recognition
  4. Pilih jenis SIM yang diinginkan
  5. Melakukan ujian teori secara daring, dan jika lulus akan mendapatkan QR Code
  6. Memilih Satpas dan jadwal ujian praktik

Masa berlaku SIM B1 dan B2 adalah selama 5 tahun. Saat akan melakukan perpanjangan, pemilik SIM B1 dan B2 tetap harus melakukan ujian praktik dengan alat simulasi. Tarif penerbitan SIM B1 dan B2 mengikuti Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dengan tarif sebesar Rp 120.000.

Dengan mengetahui cara dan persyaratan membuat SIM B1 dan B2 secara online, diharapkan dapat membantu pemohon untuk memperoleh SIM dengan lebih mudah dan cepat. Namun, tetap patuhi aturan dan persyaratan yang telah ditetapkan agar dapat mengemudi dengan aman dan nyaman di jalan raya.