Mengupas Tes Kesehatan untuk Menjadi Anggota Polisi

Artikel ini membahas mengenai persyaratan kesehatan yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota Polri. Dalam artikel ini, dibahas secara detail mengenai bagian kepala, mata, telinga, hidung, gigi, badan, dan kaki yang harus dalam kondisi sehat agar dapat lulus tes kesehatan sebagai anggota Polri. Dengan memahami persyaratan ini, para calon anggota Polri dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi tes kesehatan tersebut.

Profesi sebagai anggota kepolisian menjadi pilihan menarik bagi banyak anak muda. Namun, untuk memenuhi syarat menjadi polisi, kesehatan yang prima menjadi keharusan, termasuk memiliki penglihatan yang baik.

Setelah melewati seleksi berkas awal, para peserta calon tamtama, bintara, Akpol, dan SIPSS harus menghadapi tes kesehatan sebagai tahap berikutnya. Namun, ada beberapa hal yang dapat menggagalkan tes kesehatan pertama sebagai anggota Polri, terutama terkait dengan bagian kepala, mata, telinga, hidung, gigi, badan, dan kaki.

Bagian Kepala
Untuk bagian kepala, bentuk kepala yang oval dengan tidak ada riwayat atau bekas luka operasi menjadi syarat wajib. Kondisi kepala yang tidak gepeng atau benjol-benjol juga harus diperhatikan.

Mata yang sehat menjadi kriteria penting untuk menjadi anggota Polri. Saat tes kesehatan, mata rabun jauh ataupun rabun dekat lebih dari 0,5, katarak, dan peteregium dapat menggagalkan calon anggota polisi.

Telinga juga harus dalam kondisi baik, tanpa robek atau peradangan pada gendang telinga atau daun telinga yang lebar sebelah.

Masalah pada hidung seperti patah tulang hidung juga harus dihindari, sedangkan kulit wajah yang berwarna hitam bercak-bercak juga dapat menjadi penghalang

Bagian Badan
Untuk bagian badan, tangan harus dalam kondisi sehat tanpa kelainan seperti jari leher angsa, kelainan boutonniere, dopuytren, berkeringat, panjang sebelah, atau gemetar saat diluruskan.

Beberapa masalah pada alat reproduksi seperti ambeien, varikokel, dan hernia scrotalis harus dihindari, sedangkan jumlah tetis harus sama dengan 2.

Gigi juga menjadi bagian penting dalam tes kesehatan. Gigi yang berlubang, kotor rusak, daerah senyum ompong, ompong lebih dari 3, atau tonggos terlihat, akan menjadi penghalang dalam tes kesehatan Polri.

Bagian Kaki
Untuk bagian kaki, kaki X atau kaki O tidak boleh melebihi batas normal, yaitu 5 cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri 45 derajat diukur dari mata kaki atau kulit sendi bagian terdekat paha.

Kondisi telapak kaki yang flat atau datar yang biasanya dikenal dengan kaki bebek, kaki kaku pes kavus, dan kaki varises juga harus dihindari.

Setelah mengetahui persyaratan kesehatan untuk menjadi anggota Polri, penting bagi para calon anggota Polri untuk menjaga kesehatan mereka sejak dini. Pola hidup sehat, olahraga teratur, dan perawatan kesehatan secara rutin dapat membantu menghindari masalah kesehatan yang dapat menghalangi kesempatan untuk bergabung dengan kepolisian.

Dengan memahami persyaratan kesehatan untuk menjadi anggota Polri, para calon anggota Polri dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi tes kesehatan tersebut. Dengan kesehatan yang prima, peluang untuk menjadi anggota Polri semakin terbuka lebar.