Penjelasan Tes Psikologi Polri TNI, Dari Tahap Tes Hingga Persiapan Yang Perlu Anda Tahu

Menjadi bagian dari kepolisian atau tentara adalah suatu kehormatan yang besar, namun untuk bergabung dengan institusi tersebut, Anda harus melewati proses seleksi yang ketat. Salah satu proses seleksi yang harus dilalui adalah tes psikologi Polri TNI. Tes ini bertujuan untuk mengukur aspek psikologis calon taruna atau calon prajurit.

Ada tiga tahapan dalam seleksi masuk TNI Polri, yaitu Tes jasmani atau samapta, Tes Akademik dan Tes Psikologi. Tes Psikologi merupakan bagian penting dari seleksi masuk yang ada di Polri maupun TNI (AD, AU dan AL). Tes ini sangat berpengaruh dalam seleksi masuk karena akan menentukan apakah Anda memenuhi syarat untuk bergabung atau tidak.

Tahap Tes Psikologi Polri TNI

Dalam seleksi masuk Polri, tes psikologi memiliki dua tahapan yakni tes tertulis dan tes wawancara. Tes tertulis diadakan di Panda masing-masing pendaftar sedangkan tes wawancara dilakukan di pusat. Tes psikologi atau yang sering juga disebut sebagai psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional.

Ketika mengikuti tes psikologi Polri TNI, setiap calon taruna atau prajurit akan diuji pada 4 aspek utama, yaitu faktor kecerdasan, faktor kepribadian, faktor minat, dan sikap kerja. Dalam tes psikologi Polri TNI, terdapat empat aspek utama yang diujikan:

  1. Faktor Kecerdasan, yang meliputi kecerdasan umum, kemampuan praktis, kemampuan verbal, dan kemampuan abstrak.
  2. Faktor Kepribadian, yang meliputi prososial, pengendalian diri, penyesuaian diri, dan kepercayaan diri.
  3. Faktor Minat, yang meliputi prosedural, pelayanan sosial, adil, kebenaran, demokratis, dan humanisme.
  4. Sikap Kerja, yang meliputi kecepatan, daya tahan, dan ketelitian.

Sistem Penilaian Tes Psikologi Polri TNI

Setelah melalui tes psikologi Polri TNI, nilai yang diperoleh akan dinilai dalam skala 0 sampai 100. Nilai psikologi dinyatakan memenuhi syarat (MS) apabila mencapai 61 ke atas, sedangkan tidak memenuhi syarat (TMS) apabila di bawah 60.

Adapun sistem penilaian dalam tes psikologi Polri maupun TNI dinyatakan dalam skala 0 sampai 100. Dalam sistem penilaian ini, nilai psikologi yang diperoleh akan dinilai apakah memenuhi syarat atau tidak.

Persiapan Menghadapi Tes Psikologi Polri TNI

Tes psikologi atau psikotes bukanlah tes yang ditakuti, melainkan tes yang penting untuk mengetahui gambaran seseorang dari segi kognitif, kondisi emosi, kecenderungan-kecenderungan sikap, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kencenderungan tersebut. Tes ini dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa.

Sebagai calon taruna atau calon prajurit, Anda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi tes psikologi Polri TNI. Anda dapat mulai dengan menguasai materi yang akan diujikan dan berlatih menjawab soal-soal yang serupa dengan tes psikologi Polri TNI.

Ketika berlatih, pastikan Anda memperhatikan waktu. Tes psikologi Polri TNI memiliki waktu yang terbatas, sehingga Anda harus terbiasa dalam menjawab soal dengan cepat dan akurat. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan kesehatan fisik dan mental Anda, karena tes psikologi dapat menjadi tes yang melelahkan dan memakan waktu yang lama.

Untuk mempersiapkan diri secara mental, Anda juga dapat mencari informasi tentang tes psikologi Polri TNI dengan membaca artikel dan berbagai sumber referensi yang tersedia di internet. Selain itu, Anda juga dapat mencari tips dan trik dalam menghadapi tes psikologi Polri TNI dari para ahli atau dari orang-orang yang sudah pernah mengikuti tes tersebut.

Selain persiapan mental, persiapan fisik juga penting dalam menghadapi tes psikologi Polri TNI. Pastikan Anda dalam kondisi fisik yang prima dan sehat, dengan menjaga keseimbangan antara istirahat dan aktivitas fisik. Selain itu, Anda juga dapat melakukan latihan fisik yang teratur dan memperhatikan pola makan yang sehat untuk menjaga kondisi tubuh Anda tetap prima.