Mengenal Lebih Dekat Tugas Pusat Laboratorium Forensik Polri

Artikel ini membahas mengenai tugas dan fungsi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dalam mendukung tugas-tugas Reserse Kriminal Polri dengan menerapkan ilmu forensik. Selain itu, artikel ini juga menjelaskan sejarah dan visi Puslabfor, serta unit yang membantu Puslabfor dalam melaksanakan tugasnya. Dalam artikel ini juga dijelaskan bagaimana Puslabfor memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan bukti ilmiah dalam suatu kasus dan berinovasi dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan forensik.

Pusat Laboratorium Forensik atau yang lebih dikenal dengan Puslabfor, merupakan unsur pelaksana teknis yang di bawah Kabareskrim Polri. Puslabfor bertugas mendukung tugas-tugas Reserse Kriminal Polri dengan menerapkan ilmu forensik, dalam mengungkap tindak pidana kejahatan.

Sejarah Puslabfor dimulai pada 15 Januari 1954 dengan dikeluarkannya surat Kepala Kepolisian Negara Nomor : 1/VIII/1954, dan dibentuklah Seksi Interpol dan Seksi Laboratorium, di bawah Dinas Reserse Kriminil. Saat ini, Puslabfor Bareskrim Polri dipimpin oleh seorang Kepala Pusat Laboratorium Forensik.

Visi Puslabfor adalah terwujudnya dukungan pelaksanaan penegakan hukum dengan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan kepastian hukum serta mewujudkan aparat penegak hukum dan masyarakat yang berwawasan forensik. Dalam melaksanakan tugasnya, Puslabfor memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  1. Pemeriksaan Teknis Kriminalistik Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Barang Bukti (BB) sesuai dengan bidang ilmu forensik dalam rangka pembuktian ilmiah.
  2. Pembinaan dan pengembangan sumber daya laboratorium forensik meliputi sistem dan metoda, sumber daya manusia, materiat, fasititas dan jasa termasuk instrumen analisis; serta pengembangan aplikasi ilmu forensik dalam rangka menjamin mutu pemeriksaan.
  3. Pembinaan teknis fungsi laboratorium forensik kepada Polri dan pelayanan umum fungsi laboratorium forensik kepada masyarakat.

Untuk melakukan tugasnya, Puslabfor dibantu oleh beberapa unit, yaitu Sekretariat Pusat Laboratorium Forensik, Bagian Manajemen Mutu, Urusan Keuangan, Kelompok Jabatan Fungsional, Bidang Dokumen, Produk Cetak, dan Uang Palsu Forensik, Bidang Batistik, Bahan Peledak, dan Metaturgi Forensik, Bidang Fisika dan Komputer Forensik, Bidang Kimia, Toksikotogi, dan Biologi Forensik, Bidang Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya Forensik, serta Laboratorium Forensik Cabang.

Dalam melaksanakan tugasnya, Puslabfor memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan bukti ilmiah dalam suatu kasus. Oleh karena itu, Puslabfor selalu berinovasi dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan forensik, sehingga dapat memberikan hasil pemeriksaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Puslabfor memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung penegakan hukum di Indonesia dengan memberikan bukti ilmiah dalam suatu kasus. Dengan pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan forensik yang terus berlangsung, diharapkan Puslabfor dapat memberikan hasil pemeriksaan yang semakin akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai warga negara yang baik, kita juga dapat membantu dengan memberikan dukungan dan kerjasama kepada aparat penegak hukum, termasuk Puslabfor, dalam mengungkap tindak pidana kejahatan.