Peran Hebat dan Menawan Polisi Wanita di Tubuh Polri yang Wajib Kamu Ketahui

Profesi polisi wanita (polwan) memang terlihat menantang. Mereka harus berhadapan dengan tindak pelanggaran hukum atau bahkan langsung turun tangan di lapangan untuk menjalankan tugas-tugasnya. Di tengah dominasi kehadiran polisi laki-laki, para polwan harus tetap mempertahankan peran mereka sebagai wanita. Hal ini membuat profil polwan menjadi sangat menarik untuk dibahas.

Peran dan Karakter Positif Para Polisi Wanita di Kepolisian yang Wajib Kamu Tahu

Seorang polisi wanita sering kali terlihat cantik dan feminin. Namun, di balik kelembutan mereka, para polwan memiliki ketegasan dan tanggung jawab yang luar biasa. Apa saja kualitas yang dimiliki polwan? Berikut penjelasannya.

Ketangguhan Fisik yang Baik
Seorang calon polwan harus menjalani sejumlah tes fisik. Selain itu, mereka harus memiliki kemampuan lari cepat, berenang, push up, sit up, chinning up, dan ketahanan fisik yang kuat. Tes-tes ini harus dilalui untuk bisa lulus seleksi.

Tidak hanya tes fisik, ada juga tes kesehatan, psikologi, akademik, dan lain sebagainya yang harus dilewati. Oleh karena itu, polwan harus memiliki sifat yang tangguh.

Keterampilan yang Beragam
Meskipun tidak harus memiliki keahlian khusus, memiliki kemampuan di luar kriteria seleksi tentu akan memberikan nilai tambah. Contohnya, kemampuan beladiri. Jika lolos seleksi, polwan akan mendapatkan berbagai macam pelatihan di Polri termasuk beladiri dan menembak.

Tugas Khusus yang Sangat Penting
Selain tugas utama, polwan juga dipercayakan untuk menangani kasus yang berhubungan dengan perempuan dan anak-anak. Mereka juga akan dilibatkan dalam penyelesaian kasus yang menyangkut peristiwa KDRT dengan korban perempuan. Para polwan akan melakukan proses pendampingan pada korban dan saksi tersebut.

Keberadaan polwan juga sangat diperlukan dalam beberapa momen atau peristiwa lainnya. Misalnya, menemani dan menenangkan keluarga korban tragedi kecelakaan dengan melakukan trauma healing. Hal ini juga dilakukan pada wanita dan anak-anak korban kekerasan.

Di beberapa daerah, polwan juga membuat kegiatan positif. Contohnya memberikan penyuluhan tentang profesi polisi kepada anak-anak di sekolah, sehingga tercipta pemahaman yang baik tentang citra polisi di lingkungan masyarakat.

Penampilan yang Memukau di Berbagai Situasi
Jika kita melihat para polisi wanita, terkadang kita terkesan dengan penampilannya yang selalu anggun dan rapi. Baik yang tampil dengan potongan rambut pendek atau berhijab, mereka selalu tampak menawan.

Tentu saja, fisik harus memenuhi kriteria, tetapi kecantikan relatif. Polwan dituntut untuk mampu menampilkan sosok terbaik dari dirinya karena akan berhadapan dengan publik. Tak jarang mereka harus tampil sebagai perwakilan dari Polri untuk acara tertentu, seperti di acara TV.

Berperan Aktif dalam Berbagai Kegiatan Polri
Polwan juga dituntut untuk serba bisa, penuh inisiatif, dan turut berpartisipasi aktif di dalam kegiatan Polri. Beberapa contoh kegiatan tersebut adalah kegiatan sosial yang berkaitan dengan isu-isu perempuan, aksi donor darah, penyuluhan, penyaluran bansos, workshop, seminar, maupun acara peringatan khusus seperti hari Kartini ataupun peringatan hari jadi Polwan.

Itulah sekilas informasi tentang peran positif para polisi wanita di dalam organisasi kepolisian. Semoga dengan informasi ini, kita semakin dapat memahami kiprah para polwan dalam kehidupan sehari-hari dan meneladaninya.