Seragam Polisi Indonesia dan Ciri Khasnya yang Unik

Artikel ini membahas 10 jenis seragam polisi di Indonesia beserta ciri khasnya masing-masing. Mulai dari seragam Sabhara, Satlantas, Brimob hingga Polisi Inafis, penjelasan mengenai seragam polisi ini dapat menjadi informasi yang menarik untuk diketahui dan memperlihatkan betapa pentingnya seragam polisi sebagai identitas dan simbol keamanan di Indonesia.

Polisi adalah pahlawan yang selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Dalam menjalankan peran dan tugasnya, para polisi selalu mengenakan seragam yang berbeda-beda tergantung pada unit atau divisi yang mereka wakili. Seragam polisi tersebut memiliki ciri khas yang unik dan berbeda satu sama lain.

Berikut ini adalah 10 macam seragam polisi di Indonesia yang memiliki ciri khasnya masing-masing.

  1. Seragam Sabhara

Seragam Sabhara atau Satuan Samapta Bhayangkara memiliki ciri khas berupa warna abu-abu dan dilengkapi dengan topi baret hitam. Seragam ini biasanya dikenakan oleh polisi yang bertugas dalam pengawasan dan pemeliharaan keamanan di wilayah hukum Polres. Seragam Sabhara sering kita temui dalam tugas-tugas sehari-hari para polisi.

  1. Polisi Satlantas

Unit polisi Satlantas memiliki tugas untuk mengatur lalu lintas dan menindak pelanggaran peraturan lalu lintas. Seragam yang mereka kenakan terdiri dari kopel putih, topi atau helm berwarna putih, tali kur putih, dan rompi khusus. Seragam polisi Satlantas ini memiliki ciri khas yang mudah dikenali ketika bertugas di jalan raya.

  1. Seragam Brimob

Seragam Brimob atau Brigade Mobil memiliki ciri khas berupa baju dan celana panjang berwarna hitam dengan topi baret biru gelap. Satuan ini bertugas dalam mengatasi situasi darurat dan menangani tindak kejahatan dengan risiko tinggi.

  1. Provos dan Propam

Unit Provos dan Propam memiliki tugas dan wewenang untuk membina dan mengawasi seluruh jajaran anggota Polri. Seragam yang mereka kenakan terdiri dari kopel putih dan topi baret biru muda dengan seragam abu-abu. Subunit dari Propam, yaitu Provos, bertugas menindak pelanggaran kedisiplinan yang terjadi di lingkungan Polri.

  1. Polisi Pariwisata

Polisi Pariwisata memiliki tugas untuk menjaga keamanan tempat wisata dan pengunjungnya. Seragam mereka terdiri dari pakaian berwarna coklat dan dilengkapi dengan dasi merah. Ketika bertugas, mereka terkadang berpatroli dengan menggunakan sepeda.

  1. Polisi Air dan Polisi Udara

Polisi Air dan Polisi Udara bertugas menjaga keamanan kawasan Indonesia terutama bagian laut dan udara. Seragam khusus untuk dua unit ini berupa seragam biru.

  1. Polisi Pantai

Tugas Polisi Pantai adalah menjaga keamanan di sekitar wilayah pantai. Mereka mengenakan seragam berupa kaos berkerah dengan warna biru muda atau oranye. Selain itu, mereka juga dapat menggunakan celana hawai agar lebih leluasa dalam melakukan gerakan.

  1. Polisi DVI

Disaster Victim Identification (DVI) bertanggung jawab dalam mengidentifikasi jasad korban bencana yang sulit dikenali. Tugas utamanya adalah membantu keluarga korban dalam memastikan identitas orang yang mereka kenal yang menjadi korban bencana. Divisi ini memiliki seragam khusus yang terdiri dari baju hitam dan kaos berkerah warna navy.

  1. Labfor Polri

Labfor Polri atau Tim Laboratorium Forensik memiliki tugas untuk menangani pencarian bukti suatu kasus dan mengolah TKP. Seragam khusus untuk unit ini berupa kemeja hitam dengan rompi dan topi.

  1. Polisi Inafis

Unit polisi Inafis bertanggung jawab dalam proses identifikasi sidik jari korban bencana dan melakukan penyelidikan sidik jari di tempat kejadian perkara atau pada barang bukti. Mereka menggunakan seragam khusus yang terdiri dari kemeja atau kaos polo berwarna oranye.

Itulah 10 macam seragampolisi di Indonesia yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Seragam polisi tidak hanya menjadi identitas polisi dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan keamanan di negara kita. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.