Jenjang Karier di POLRI: Perbedaan Tamtama dan Bintara yang Harus Kamu Ketahui

Di setiap instansi pemerintahan, terdapat jenjang karier atau pangkat yang harus ditempuh oleh para prajurit. Begitu pula di kepolisian, termasuk di POLRI, ada jenjang karier bagi anggota yang berprestasi dan memenuhi persyaratan. Jenjang pangkat tertinggi di POLRI adalah Perwira, dan di bawahnya terdapat dua jenjang pangkat lagi, yaitu Tamtama dan Bintara.

Perbedaan Tamtama dan Bintara di POLRI

Seringkali, masyarakat umum membingungkan antara Tamtama dan Bintara. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan antara Tamtama dan Bintara di POLRI sebelum memutuskan untuk bergabung dengan kepolisian. Berikut adalah beberapa perbedaan antara Tamtama dan Bintara yang perlu kamu ketahui:

Berikut Perbedaan Tamtama dan Bintara

  1. Jenjang Kepangkatan

Perbedaan pertama antara Tamtama dan Bintara adalah jenjang kepangkatan. Tamtama adalah jenjang kepangkatan paling rendah di POLRI, sedangkan Bintara berada di atas Tamtama, namun masih di bawah perwira.

  1. Lama Masa Pendidikan Kepolisian

Tamtama dan Bintara sama-sama memerlukan minimal lulusan SMA atau setara. Mereka juga harus menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN). Namun, perbedaan terletak pada lama masa pendidikan. Tamtama memerlukan waktu lima bulan, sedangkan Bintara memerlukan waktu tujuh bulan.

  1. Tugas dan Tanggung Jawab

Tamtama bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas taktis dan teknis di lapangan. Sedangkan Bintara bertugas memimpin dan membimbing beberapa Tamtama sekaligus sebagai penghubung antara Tamtama dan Perwira.

  1. Jenjang Kepangkatan

Tamtama memiliki jenjang kepangkatan yang dimulai dari Bhayangkara Dua (Bharada), Bhayangkara Satu (Bharatu), Bhayangkara Kepala (Bharaka), Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda), Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu), dan Ajun Brigadir Polisi (Abrip). Sementara itu, Bintara memiliki jenjang kepangkatan yang dimulai dari Brigadir Polisi Dua (Bripda), Brigadir Polisi Satu (Briptu), Brigadir Polisi (Brigpol), Brigadir Polisi Kepala (Bripka), Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), dan Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu).

  1. Lambang Kepangkatan

Lambang kepangkatan Bintara di seragam dinas terdiri dari dua yaitu Bintara tinggi yang menggunakan simbol seperti huruf M berwarna perak, dan Bintara dengan pangkat yang lebih rendah menggunakan simbol huruf V terbalik berwarna perak. Sedangkan lambang kepangkatan Tamtama juga dibagi dua yaitu untuk Bintara tinggi yang menggunakan simbol huruf V terbalik berwarna merah, dan Tamtama dengan pangkat yang lebih rendah menggunakan simbol garis miring berwarna merah.

Demikianlah beberapa perbedaan antara Tamtama dan Bintara di POLRI yang perlu diketahui bagi mereka yang ingin bergabung dengan kepolisian. Meskipun Tamtama merupakan jenjang pangkat paling rendah di POLRI, namun perannya sangat penting dalam melaksanakan tugas taktis dan teknis di lapangan.

Sementara itu, Bintara memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih kompleks, di mana mereka harus memimpin dan membimbing beberapa Tamtama sekaligus sebagai penghubung antara Tamtama dan Perwira. Oleh karena itu, setiap pangkat di POLRI memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.