Bintara PTU dan Bintara TI: Perbedaan Tugas dan Besaran Gaji

Anda pasti sering mendengar istilah Bintara PTU dan Bintara TI, tetapi apakah Anda tahu apa artinya dan apa perbedaan tugas mereka di kepolisian Republik Indonesia (Polri)? Selain itu, berapa besaran gaji dan tunjangan yang diterima oleh Bintara PTU? Mari kita bahas satu per satu.

Apa itu Bintara PTU?

Bintara PTU adalah singkatan dari Bintara Polisi Tugas Umum. Mereka adalah anggota kepolisian dengan pangkat di bawah Inspektur Polisi Dua dan di atas Ajun Brigadir Polisi. Tugas utama mereka adalah sebagai pelaksana dari jadwal yang telah ditentukan.

Bintara PTU memiliki peran penting sebagai jembatan operasional antara Perwira dengan Tamtama, sehingga mereka harus memiliki keterampilan dan kemampuan yang baik dalam menjalankan tugasnya. Meskipun tugas Bintara PTU terbilang umum, namun mereka harus memiliki pengetahuan tentang hukum, peraturan, dan prosedur kepolisian.

Apa itu Bintara TI?

Sementara Bintara TI adalah satuan Bintara Divisi Teknologi Informasi Kepolisian. Mereka bertanggung jawab mengembangkan sistem teknologi informasi dan komunikasi elektronika, serta informasi manajerial, termasuk jaringan telekomunikasi di lingkungan Polri. Bintara TI juga bertugas memastikan keamanan data dan informasi yang terdapat di dalam sistem teknologi informasi Polri.

Bintara TI harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni dalam bidang teknologi informasi, seperti menguasai sistem jaringan, database, keamanan informasi, dan sebagainya. Selain itu, mereka juga harus selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi terbaru.

Perbedaan Tugas Bintara PTU dan Bintara TI

Perbedaan tugas antara Bintara PTU dan Bintara TI terletak pada bidang tugas yang mereka jalankan. Bintara PTU bertugas sebagai pelaksana tugas umum di kepolisian, sementara Bintara TI bertanggung jawab mengembangkan sistem teknologi informasi Polri serta menjaga keamanan data dan informasi yang terdapat di dalam sistem tersebut.

Besaran Gaji dan Tunjangan Bintara PTU

Besaran gaji dan tunjangan Bintara PTU ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Keduabelas atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Petugas polisi, termasuk Bintara PTU, dengan masa jabatan kurang dari satu tahun memiliki gaji pokok sebesar Rp 2.103.700 per bulan.

Selain gaji pokok, Bintara PTU juga memiliki tunjangan yang bisa mencapai sebesar Rp 2.493.000 dalam sebulan. Besaran gaji dan tunjangan Bintara PTU akan terus meningkat seiring dengan naiknya pangkat mereka dalam jenjang karier Bintara.

Berikut ini adalah daftar besaran gaji Bintara (golongan II) tahun 2022:

– Brigadir Polisi Dua (Bripda): Rp 2.103.700 – Rp 3.457.100

– Brigadir Polisi Satu (Briptu): Rp 2.169.500 – Rp 3.565.200

– Brigadir Polisi (Brigpol): Rp 2.237.400 – Rp 3.676.700

– Brigadir Polisi Kepala (Bripka): Rp 2.307.400 – Rp 3.791.700

– Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda): Rp 2.379.500 – Rp 3.910.300

– Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu): Rp 2.454.000 – Rp 4.032.600.

Bintara PTU dan Bintara TI adalah dua golongan Bintara di kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang memiliki tugas yang berbeda. Bintara PTU bertugas sebagai pelaksana tugas umum sedangkan Bintara TI bertanggung jawab mengembangkan sistem teknologi informasi dan menjaga keamanan data serta informasi di lingkungan Polri.

Besaran gaji dan tunjangan Bintara PTU ditentukan oleh Peraturan Pemerintah dan akan terus meningkat seiring dengan naiknya pangkat mereka dalam jenjang karier Bintara. Oleh karena itu, sebagai anggota kepolisian yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bintara PTU dan Bintara TI harus senantiasa meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional.