Syarat dan Ketentuan untuk Menjadi Tamtama POLRI 2023

Artikel ini akan membahas persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk menjadi Tamtama POLRI tahun 2023. Mulai dari persyaratan pendidikan, usia, tinggi badan, hingga persyaratan kesehatan dan moral. Dengan memenuhi semua persyaratan tersebut, diharapkan calon Tamtama POLRI dapat lolos dalam seleksi dan siap untuk menjalani ikatan dinas selama minimal 10 tahun.

Jika sebelumnya kita telah membahas persyaratan umum untuk menjadi tamtama POLRI, maka pada artikel kali ini kita akan memfokuskan pada persyaratan khususnya. Apa saja persyaratan khusus yang harus dipenuhi? Berikut adalah penjelasannya secara lengkap.

Berikut Persyaratan Khusus Seleksi Tamtama

  1. Tidak Berstatus Mantan Anggota Polri/TNI, PNS, atau Pernah Menjadi Siswa di Polri/TNI

Persyaratan pertama untuk menjadi tamtama POLRI adalah tidak pernah menjadi anggota Polri/TNI, PNS, atau pernah mengikuti pendidikan di Polri/TNI.

  1. Berijazah Minimal SMA/MA/SMK/MAK

Untuk Tamtama Brimob, lulusan SMA/MA/SMK/MAK dapat mendaftar dengan semua jurusan kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan (tidak termasuk lulusan Paket A, B, dan C) dengan kriteria lulus. Untuk Tamtama Polair, lulusan SMA/MA/SMK/MAK dapat mendaftar dengan semua jurusan kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan (tidak termasuk lulusan Paket A dan B) dengan kriteria lulus. Diutamakan bagi lulusan SMK Teknik Perkapalan dan Kemaritiman. Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA) dengan kriteria lulus juga dapat mendaftar.

  1. Mempunyai Nilai Rata-rata Raport Kelas XII Minimal 70,00 atau B

Peserta yang masih kelas XII (lulusan tahun 2023) harus melampirkan nilai rata-rata rapor kelas XII semester ganjil/semester V dengan minimal 70,00 atau B (bagi nilai alphabet), sedangkan peserta dari Polda Papua/Papua Barat minimal 65,00 atau C.

  1. Usia Minimal 17 Tahun 7 Bulan dan Maksimal 22 Tahun pada Saat Pembukaan Pendidikan

Persyaratan selanjutnya adalah minimal berusia 17 tahun 7 bulan dan maksimal berusia 22 pada saat pembukaan pendidikan.

  1. Tinggi Badan Minimal 165 cm, dan Minimal 163 cm untuk Tamtama Ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat)

Persyaratan berikutnya adalah tinggi badan minimal 165 cm, dan minimal 163 cm khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat).

  1. Tidak Bertato atau Memiliki Bekas Tato dan Tidak Bertindik atau Memiliki Bekas Tindik pada Telinga atau Badan Lainnya Kecuali Disebabkan oleh Ketentuan Agama atau Adat

Peserta juga tidak boleh bertato atau memiliki bekas tato, serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada telinga atau badan lainnya kecuali disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.

  1. Tidak Menggunakan Narkoba

Peserta harus bebas narkoba, yang akan diperiksa melalui pemeriksaan kesehatan oleh panpus/panda.

  1. Tidak Mendukung atau Berpartisipasi dalam Organisasi atau Paham yang Bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika

Persyaratan selanjutnya adalah tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

  1. Tidak Pernah Melakukan Tindakan atau Perbuatan yang Melanggar Norma Agama, Norma Kesusilaan, Norma Sosial, dan Norma Hukum

Peserta juga tidak pernah melakukan tindakan atau perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial, dan norma hukum.

  1. Bersedia Ditempatkan di Seluruh Wilayah NKRI dan Ditugaskan di Semua Bidang Tugas Kepolisian

Peserta harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan di semua bidang tugas Kepolisian dengan melampirkan surat pernyataan bermaterai yang diketahui oleh orang tua/wali.

  1. Minimal 2 Tahun Berdomisili di Wilayah Polda Tempat Mendaftar

Peserta harus minimal selama 2 tahun berdomisili di wilayah Polda tempat mendaftar (melampirkan KTP/KK), kecuali peserta Orang Asli Papua (OAP) yang mendaftar di Polda Papua/Papua Barat tidak dikenakan ketentuan tentang domisili.

  1. Membuat Surat Pernyataan Bermaterai bahwa Tidak Mempercayai Oknum yang Menawarkan, Menjanjikan, dan Menjamin Dapat Membantu Kelulusan

Peserta harus membuat surat pernyataan bermaterai yang diketahui oleh orang tua/wali bahwa tidak mempercayai oknum yang menawarkan, menjanjikan, dan menjamin dapat membantu kelulusan.

  1. Belum Pernah Menikah Secara Hukum Positif/Agama/Adat dan Sanggup Tidak Menikah Selama Pendidikan Pembentukan, serta Belum Memiliki Anak Biologis

Peserta harus belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pembentukan, serta belum memiliki anak biologis.

  1. Bersedia Menjalani Ikatan Dinas Pertama Selama Minimal 10 Tahun

Peserta harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama minimal 10 tahun (terhitung mulai saat diangkat menjadi Tamtama POLRI).

  1. Mendapatkan Persetujuan Orang Tua/Wali

Peserta harus mendapatkan persetujuan orang tua/wali.

  1. Tidak Memiliki Perjanjian Ikatan Dinas dengan Instansi Lain

Peserta tidak boleh memiliki perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.

  1. Melampirkan BPJS Kesehatan dan Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga (Booster)

Peserta harus melampirkan BPJS Kesehatan dan sudah divaksinasi covid-19 dosis ketiga (booster) bagi calon Tamtama yang dinyatakan lulus.

  1. Mendapatkan Persetujuan/Rekomendasi dari Kepala Instansi yang Bersangkutan Bagi Yang Sudah Bekerja Secara Tetap sebagai Karyawan/Pegawai

Peserta yang sudah bekerja secara tetap sebagai karyawan/pegawai harus mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari Kepala Instansi yang bersangkutan dan siap diberhentikan dari status karyawan/pegawai apabila diterima menjadi Tamtama POLRI.

  1. Mengikuti dan Lulus Pemeriksaan/Pengujian

Peserta harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian.

Itulah informasi mengenai persyaratan khusus untuk menjadi Tamtama POLRI 2023. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mendaftar menjadi Tamtama POLRI. Pastikan untuk memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan agar dapat lolos dalam seleksi tamtama POLRI. Selamat mencoba!