Lima Penyebab Gagalnya Masuk POLRI dan Cara Mengatasinya

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) merupakan salah satu lembaga penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia. Setiap tahunnya, POLRI membuka penerimaan calon anggota baru dari tamtama, brigadir, hingga akpol untuk memenuhi kebutuhan polisi yang semakin meningkat.

Namun, tahapan seleksi penerimaan POLRI sangatlah ketat dan memerlukan persiapan yang matang. Banyak calon peserta seleksi yang gagal pada tahap-tahap tertentu karena beberapa penyebab yang bisa dihindari. Berikut adalah lima penyebab gagalnya masuk POLRI dan cara mengatasinya:

  1. Tidak Memeriksakan Kesehatan Lebih Dahulu

Peserta seleksi masuk POLRI banyak yang gagal pada tahap tes kesehatan. Hal ini terjadi karena pada umumnya baik orangtua maupun peserta seleksi tidak tahu atau tidak mengerti tes kesehatan itu meliputi apa saja dan bagaimana standar kelulusannya.

Untuk menghindari kegagalan pada tahap ini, peserta seleksi harus berusaha mencari tahu tes kesehatan masuk POLRI. Peserta juga harus melakukan pemeriksaan kesehatan pendahuluan di RS TNI/POLRI terdekat dan berkonsultasi dengan dokter TNI/POLRI. Jika ada kekurangan atau penyakit, peserta harus mengobatinya lebih dahulu. Dengan begitu, peserta seleksi akan memiliki kondisi kesehatan yang baik dan siap mengikuti tahap seleksi berikutnya.

  1. Kurang Latihan Kesamaptaan Jasmani/Rohani

Banyak peserta gagal dalam mengikuti seleksi kesamaptaan jasmani. Beberapa kemungkinan penyebab kegagalan itu adalah peserta tidak pernah latihan olahraga, mentalnya kurang kuat sehingga mudah menyerah, atau latihan yang dilakukan tidak sesuai dengan yang diujikan.

Sebelum mengikuti seleksi masuk sebagai anggota POLRI, peserta harus mengetahui jenis tes kesamaptaan dan standar penilaian. Agar bisa terhindar dari kegagalan saat tes masuk POLRI, peserta harus melaksanakan latihan kesamaptaan jasmani secara rutin dan teratur. Selain itu, orang tua dan peserta seleksi harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan latihan, bentuk serta standar kelulusan tes kesamaptaan jasmani, dan jenis tes kesamaptaan jasmani yang akan diujikan.

  1. Tidak Mengerti dan Tidak Mengenal Psikotes

Tahapan psikotes merupakan tahapan yang menegangkan dan ditakuti oleh peserta tes. Banyak peserta yang gagal pada tahap ini karena tidak mengerti dan tidak mengenal bentuk soal psikotes. Peserta dapat mempersiapkan diri sebelum seleksi agar kemungkinan lulus semakin besar.

Sebelum melaksanakan seleksi, peserta harus memahami tujuan dilaksanakan tes psikotes, mendapatkan buku-buku psikotes, mengetahui bentuk psikotes, apa yang harus dikerjakan dan apa yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan tes psikotes berlangsung. Peserta dapat mencari tahu bagaimana bentuk soal psikotes dan apa tips yang harus dilakukan atau tidak selama tes psikotes berlangsung.

  1. Persyaratan Administrasi Kurang

Persyaratan administrasi yang dibutuhkan dalam seleksi masuk POLRI sebenarnya telah diumumkan secara resmi. Namun, karena kurang peduli dan kurang teliti, sebagian peserta tidak dapat memenuhi persyaratan administrasi dan dinyatakangagal pada tahap awal.

Untuk menghindari kegagalan pada tahap ini, peserta harus memeriksa kembali persyaratan administrasi yang diperlukan sebelum mendaftarkan diri. Pastikan semua dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan telah dipersiapkan dengan lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peserta juga harus memeriksa kelengkapan dokumen sebelum mengirimkannya ke panitia seleksi.

  1. Tidak Memiliki Mental yang Kuat

Seleksi masuk POLRI memerlukan mental yang kuat, baik dalam menghadapi tes maupun dalam menjalani tugas sebagai anggota POLRI. Banyak peserta yang gagal di tahap seleksi karena mentalnya tidak kuat dan mudah menyerah.

Untuk mengatasi kegagalan pada tahap ini, peserta harus mempersiapkan diri secara mental. Banyak cara yang bisa dilakukan, seperti membaca buku motivasi, melakukan meditasi, dan memperkuat rasa percaya diri. Peserta juga harus mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar siap menghadapi segala tantangan yang akan dihadapi saat menjadi anggota POLRI.

Kesimpulannya, untuk berhasil masuk POLRI, persiapan yang matang dan telitisangatlah penting. Peserta seleksi harus memeriksa kesehatannya, melatih kesamaptaan jasmani dan rohani, memahami dan mengenal bentuk soal psikotes, memenuhi persyaratan administrasi yang diperlukan, dan memiliki mental yang kuat. Dengan persiapan yang matang dan tekun, peserta seleksi akan memiliki peluang lebih besar untuk lulus seleksi dan menjadi anggota POLRI yang sukses.