Sistem Kepangkatan Polisi Indonesia: Perbedaan dan Urutan Pangkat

Saat pertama kali dibentuk, struktur organisasi Polri mengadopsi sistem kepangkatan gaya Belanda dengan menggunakan istilah seperti Inspektur dan Komisaris. Namun, pada masa kepemimpinan presiden Suharto, sistem kepangkatan tersebut sempat berubah mengikuti gaya militer dengan menggunakan istilah seperti Kapten, Mayor, dan Kolonel. Seiring berjalannya waktu, organisasi Polri mulai dipisah dari struktur militer Indonesia pada tahun 2000 silam, dan kemudian kembali menggunakan sistem kepangkatan gaya Belanda sampai saat ini.

Sistem kepangkatan dalam kepolisian Indonesia terbagi menjadi tiga golongan, yaitu Perwira, Bintara, dan Tamtama. Perwira merupakan golongan tertinggi, sedangkan Tamtama merupakan golongan terendah. Berikut adalah perbedaan dan urutan pangkat pada tiap golongan berdasarkan tingkatan yang tertinggi ke yang terendah.

  1. Perwira Tinggi

Perwira Tinggi atau Pati merupakan jabatan tertinggi dalam kepolisian Indonesia. Polisi dengan pangkat Pati mempunyai lambang seragam berbentuk bintang warna emas dengan jumlah empat bintang pada jenjang tertinggi, tiga bintang pada jenjang berikutnya, dan terus berurutan sampai menjadi satu bintang pada jenjang terendah.

Berikut ini adalah urutan pangkat pada jenjang Pati mulai dari yang tertinggi ke yang terendah:

  • Jenderal Polisi (Jend. Pol.): Empat bintang warna emas.
  • Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.): Tiga bintang warna emas.
  • Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.): Dua bintang warna emas.
  • Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.): Satu bintang warna emas.
  1. Perwira Menengah

Perwira Menengah atau Pamen merupakan jabatan tertinggi kedua dalam kepolisian setelah Pati. Polisi dengan pangkat Pamen mempunyai lambang seragam berbentuk melati warna emas dengan jumlah tiga melati pada jenjang tertinggi, dua melati pada jenjang berikutnya, dan satu melati pada jenjang terendah.

Berikut ini adalah urutan pangkat pada jenjang Pamen mulai dari yang tertinggi ke yang terendah:

  • Komisaris Besar Polisi (Kombespol): Tiga melati warna emas.
  • Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP): Dua melati warna emas.
  • Komisaris Polisi (Kompol): Satu melati warna emas.
  1. Perwira Pertama

Perwira Pertama atau Pama merupakan jabatan tertinggi ketiga dalam kepolisian Indonesia. Polisi dengan pangkat Pama mempunyai lambang seragam berbentuk balok warna emas dengan jumlah tiga balok pada jenjang tertinggi, dua balok pada jenjang berikutnya, dan satu balok pada jenjang terendah.

Berikut ini adalah urutan pangkat pada jenjang Pama mulai dari yang tertinggi ke yang terendah:

  • Ajun Komisaris Polisi (AKP): Tiga balok warna emas.
  • Inspektur Polisi Satu (Iptu): Dua balok warna emas.
  • Inspektur Polisi Dua (Ipda): Satu balok warna emas.
  1. Bintara Tinggi

Bintara Tinggi merupakan jabatan tertinggi pada golongan Bintara. Polisi dengan pangkat Bintara Tinggi mempunyai lambangseragam berbentuk huruf M warna perak dengan jumlah dua huruf M pada jenjang tertinggi dan satu huruf M pada jenjang terendah.

Berikut ini adalah urutan pangkat pada jenjang Bintara Tinggi mulai dari yang tertinggi ke yang terendah:

  • Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu): Dua huruf M warna perak.
  • Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda): Satu huruf M warna perak.
  1. Bintara

Bintara merupakan jabatan terendah pada golongan Bintara. Polisi dengan pangkat Bintara mempunyai lambang seragam berbentuk huruf V terbalik warna perak dengan jumlah empat huruf V terbalik pada jenjang tertinggi, tiga huruf V terbalik pada jenjang berikutnya, dan terus berurutan sampai menjadi satu huruf V terbalik pada jenjang terendah.

Berikut ini adalah urutan pangkat pada jenjang Bintara mulai dari yang tertinggi ke yang terendah:

  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka): Empat huruf V terbalik warna perak.
  • Brigadir Polisi (Brigpol): Tiga huruf Vterbalik warna perak.
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu): Dua huruf V terbalik warna perak.
  • Brigadir Polisi Dua (Bripda): Satu huruf V terbalik warna perak.
  1. Tamtama

Tamtama merupakan jabatan terendah dalam kepolisian Indonesia. Polisi dengan pangkat Tamtama mempunyai lambang seragam berbentuk huruf V terbalik warna merah untuk setiap Ajun Brigadir dan garis miring warna merah untuk setiap Bhayangkara, dengan jumlah tiga huruf V terbalik atau tiga garis miring pada jenjang tertinggi, dua huruf V terbalik atau dua garis miring pada jenjang berikutnya, dan satu huruf V terbalik atau satu garis miring pada jenjang terendah.

Berikut ini adalah urutan pangkat pada jenjang Tamtama mulai dari yang tertinggi ke yang terendah:

  • Ajun Brigadir Polisi (Abripol): Tiga huruf V terbalik warna merah.
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu): Dua huruf V terbalik warna merah.
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda):Satu huruf V terbalik warna merah.
  • Bhayangkara Kepala (Bhakel): Tiga garis miring warna merah.
  • Bhayangkara Satu (Bhaka): Dua garis miring warna merah.
  • Bhayangkara Dua (Bhayangkara): Satu garis miring warna merah.

Perlu dicatat bahwa sistem kepangkatan dalam kepolisian Indonesia dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu dan informasi yang disajikan di atas dapat berubah sesuai dengan peraturan terbaru intitusi polri. Namun, urutan dan perbedaan pangkat yang disajikan di atas dapat memberikan gambaran umum tentang sistem kepangkatan dalam kepolisian Indonesia.