ETilang: Daftar Pelanggaran dan Dendanya yang Perlu Anda Tahu

Apakah kamu tahu tentang tilang elektronik atau ETilang? Jika belum, artikel ini akan memberikanmu informasi lengkap mengenai sistem tilang elektronik yang diterapkan di Indonesia.

Dalam berkendara di jalan raya, kita harus mematuhi peraturan agar tercipta ketertiban dan keamanan berkendara. Namun, jika kita melanggarnya, pemerintah menerapkan sistem tilang elektronik atau ETilang. Sistem ini menggunakan teknologi ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement dan perangkat elektronik berupa kamera CCTV untuk mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas.

Berikut adalah daftar pelanggaran ETilang dan denda yang harus diketahui:

  1. Tidak memiliki SIM, maka akan dikenakan denda tilang Rp1 juta atau pidana kurungan paling lama 4 bulan.
  2. Memiliki SIM, tapi tidak dapat menunjukkannya saat ada pemeriksaan, maka akan dikenakan denda tilang Rp250 ribu atau denda pidana kurungan paling lama 1 bulan.
  3. Tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau denda pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  4. Kendaraan roda empat tidak sesuai peraturan, seperti tidak menggunakan spion, lampu, klakson, knalpot kendaraan yang tidak sesuai, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  5. Kendaraan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan tambahan sesuai peraturan seperti ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama saat kecelakaan, maka akan dikenakan denda tilang Rp250 ribu atau pidana kurungan paling lama 1 bulan.
  6. Kendaraan yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  7. Pengemudi kendaraan yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, maka akan dikenakan denda tilang Rp250 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  8. Pengemudi samping atau penumpang yang duduk disamping pengemudi utama tidak menggunakan sabuk pengaman, maka akan dikenakan denda tilang Rp250 ribu atau pidana kurungan paling lama 1 bulan.
  9. Berkendara sambil mengoperasikan smartphone, maka akan dikenakan denda tilang Rp750 ribu atau pidana kurungan paling lama 3 bulan.
  10. Berkendara melebihi batas kecepatan, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  11. Kendaraan yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari atau kondisi tertentu, maka akan dikenakan denda tilang Rp250 ribu atau pidana kurungan paling lama 1 bulan.
  12. Pengendara yang saat akan berbelok atau berbalik arah tidak memberikan lampu isyarat, maka akan dikenakan denda tilang Rp250 ribu atau pidana kurungan paling lama 1 bulan.
  13. Pengendara yang melawan arus, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  14. Melanggar peraturan lalu lintas atau rambu jalan, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.
  15. Menerobos lampu merah, maka akan dikenakan denda tilang Rp500 ribu atau pidana kurungan paling lama 2 bulan.

Dalam hal pelanggaran, ETilang sangat membantu pihak kepolisian untuk menindak pelanggar lalu lintas. Selain itu, sistem ini juga mempermudah proses penanganan tilang dan membantu mengurangi korupsi dalam penanganan tilang. Namun, sebagai pengendara yang baik, sebaiknya kita selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari pelanggaran. Selain dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, pelanggaran juga dapat merugikan keuangan kita karena harus membayar denda tilang.

Demikian informasi mengenai ETilang dan daftar pelanggaran serta denda yang diterapkan. Mari kita patuhi aturan lalu lintas dan menjadi pengendara yang baik dan aman. Terima kasih atas perhatiannya.