Memahami Tes Psikologi Polri dan Aspek yang Dinilai Didalamnya

Artikel ini akan membahas tentang tes psikologi Polri dan TNI, termasuk aspek apa saja yang diujikan dalam tes psikologi serta sistem penilaian yang digunakan. Tes psikologi merupakan bagian penting dari seleksi masuk Polri dan TNI, oleh karena itu, artikel ini akan memberikan informasi yang berguna bagi Anda yang ingin mempersiapkan diri dalam tahapan seleksi Polri atau TNI.

Tes psikologi merupakan bagian penting dari proses seleksi masuk Polri dan TNI. Tes ini bertujuan untuk mengukur berbagai kemampuan secara mental dan semua yang mendukungnya, termasuk prestasi, kemampuan, kepribadian, intelegensi, dan fungsi neurologis. Dalam seleksi masuk, tes psikologi/psikotes merupakan seleksi wajib yang harus diikuti oleh setiap calon taruna atau calon prajurit. Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang tes psikologi Polri dan TNI, termasuk aspek apa saja yang diujikan dalam tes psikologi serta sistem penilaian yang digunakan. Dengan membaca artikel ini, diharapkan Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik dan mempelajari aspek-aspek yang diujikan dalam tes psikologi sehingga dapat lulus seleksi masuk Polri atau TNI.

Memahami Tes Psikologi Dalam Seleksi POLRI

Dalam seleksi masuk Polri, tes psikologi terdiri dari dua tahapan, yaitu tes tertulis dan tes wawancara. Tes tertulis diadakan di masing-masing Polda, sedangkan tes wawancara dilakukan di pusat.

Tes psikologi atau psikotes bertujuan untuk mengukur berbagai kemampuan secara mental dan semua yang mendukungnya, termasuk prestasi, kemampuan, kepribadian, intelegensi, bahkan fungsi neurologis. Dalam seleksi masuk, tes psikologi/psikotes merupakan seleksi wajib yang harus diikuti oleh setiap calon taruna atau calon prajurit.

Aspek yang Diujikan dalam Tes Psikologi

Dalam tes psikologi Polri maupun TNI, ada empat point utama aspekyang diujikan, yaitu faktor kecerdasan, faktor kepribadian, faktor minat, dan sikap kerja. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai aspek-aspek tersebut:

  1. Faktor Kecerdasan
    Faktor kecerdasan terdiri dari kecerdasan umum, kemampuan praktis, kemampuan verbal, dan kemampuan abstrak. Tes psikologi akan mengukur kemampuan kognitif seseorang, seperti kemampuan berpikir logis, analitis, dan kreatif.
  2. Faktor Kepribadian
    Faktor kepribadian terdiri dari prososial, pengendalian diri, penyesuaian diri, dan kepercayaan diri. Tes psikologi akan mengukur karakter seseorang, seperti tingkat empati, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk mengendalikan diri.
  3. Faktor Minat
    Faktor minat terdiri dari prosedural, pelayanan sosial, adil, kebenaran, demokratis, dan humanisme. Tes psikologi akan mengukur minat dan kecenderungan seseorang dalam berbagai bidang, seperti bidang sosial, sains, teknologi, seni, dan lain-lain.
  4. Sikap Kerja
    Sikap kerja terdiri dari kecepatan, daya tahan, dan ketelitian. Tes psikologi akan mengukur sikap dan kemampuan seseorang dalam bekerja, seperti kemampuan bekerja dengan cepat, ketelitian dalam menyelesaikan tugas, dan daya tahan dalam bekerja.

Sistem Penilaian

Dalam semua tes psikologi, tentunya memiliki sistem penilaian. Dalam sistem penilaian tes psikologi Polri maupun TNI, nilai diwujudkan dalam skala 0 sampai 100. Nilai psikologi dinyatakan memenuhi syarat (MS) adalah 61 ke atas, dan tidak memenuhi syarat (TMS) adalah 60 ke bawah.

0 – 40 : Kurang sekali
41 – 60 : Kurang
61 – 80 : cukup
81 – 100 : Baik

Tes psikologi Polri dan TNI adalah bagian penting dari seleksi masuk. Tes ini bertujuan untuk mengukur berbagai kemampuan secara mental dan semua yang mendukungnya, termasuk prestasi, kemampuan, kepribadian, intelegensi, dan fungsi neurologis. Aspek yang diujikan dalam tes psikologi meliputi faktor kecerdasan, faktor kepribadian, faktor minat, dan sikap kerja. Semua aspek ini akan dinilai dengan skala penilaian 0 sampai 100, di mana nilai 61 ke atas dianggap memenuhi syarat dan nilai di bawah 60 dianggap tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mempersiapkan diri dalam tahapan seleksi Polri atau TNI, sebaiknya mempersiapkan diri dengan baik dan mempelajari aspek-aspek yang diujikan dalam tes psikologi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan Anda bisa lulus seleksi masuk dan menjadi bagian dari Polri atau TNI yang berkualitas.