Liburan Panjang dengan Mobil Pribadi? Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Terkena Tilang dan Denda

Liburan panjang selalu dinanti-nanti oleh banyak orang. Momen liburan panjang biasanya dimanfaatkan untuk mengunjungi tempat-tempat rekreasi dengan keluarga atau teman-teman.

Saat ini, sudah banyak alternatif transportasi yang bisa dimanfaatkan untuk menuju lokasi rekreasi, termasuk dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil.Namun, jika Anda memilih untuk berlibur dengan mobil pribadi, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan Anda tidak terganggu dan tidak terkena tilang. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

Berikut Tips Berkendara Saat Liburan Agar Tak Kena Tilang dan Denda

  1. Memastikan Perlengkapan Teknis Mobil

Saat hendak menggunakan mobil pribadi, pastikan Anda membawa peralatan cadangan seperti busi, ban, lampu bohlam, dan sebagainya. Selain itu, pastikan juga perlengkapan teknis atau perangkat standar mobil berfungsi dengan baik. Apabila petugas kepolisian melakukan razia dan menemukan perangkat teknis pada mobil tidak lengkap, maka Anda berpotensi untuk diberikan sanksi tilang dan denda.

Perlengkapan teknis untuk kendaraanberoda empat atau lebih sudah diatur dalam undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 285 ayat 2. Jika melanggar, pemilik mobil bisa terkena pidana kurungan atau denda.

  1. Pastikan Kendaraan Layak Jalan

Selain memastikan perlengkapan teknis mobil, pastikan juga kendaraan Anda layak jalan. Bila melanggar, pengemudi bisa terjerat Pasal 286 yang berbunyi, “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah),”

Adapun persyaratan kendaraan itu laik jalan tertuang di Pasal 48 ayat 3, “persyaratan laik jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan oleh kinerja minimal Kendaraan Bermotor yang diukursekurang-kurangnya terdiri atas: emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan.

Demi keamanan dan kenyamanan pengemudi dan penumpang, pastikan kendaraan Anda layak jalan dan memenuhi persyaratan teknis yang sudah diatur dalam undang-undang.

  1. Siapkan Surat-Surat Kendaraan

Selain memastikan kendaraan layak jalan, pastikan juga Anda membawa surat-surat kendaraan yang diperlukan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor, Surat Izin Mengemudi, bukti lulus uji berkala, dan/atau tanda bukti lain yang sah. Hal ini diatur dalam Pasal 106 ayat 5.

Selain itu, lengkapilah kendaraan Anda dengan ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama, sebagaimana tertulis di Pasal 57 ayat 3.

  1. Gunakan Sabuk Pengaman

Selama berada di dalam mobil, pastikan selalu menggunakan sabuk pengaman untuk menghindari cedera fatal ketika terjadi kecelakaan di jalan raya. Penggunaan sabuk pengaman diatur dalam Pasal 106 ayat 7. Bila kedapatan melanggar, pemilik mobil akan terkena pidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Liburan panjang dengan menggunakan mobil pribadi memang sangat menyenangkan. Namun, pastikan Anda memperhatikan beberapa hal penting seperti memastikan perlengkapan teknis mobil, memastikan kendaraan layak jalan, membawa surat-surat kendaraan yang diperlukan, dan menggunakan sabuk pengaman. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda dapat menikmati liburan panjang dengan nyaman dan aman. Ingatlah bahwa keselamatan dan kenyamanan Anda serta penumpang lainnya adalah hal yang paling penting.