Contoh Surat Panggilan Polisi, Apa yang Harus Ada di Dalamnya?

Surat panggilan polisi adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh kepolisian untuk memanggil seseorang terkait dengan suatu perkara. Namun, tidak sedikit orang yang menjadi korban penipuan dengan dalih panggilan polisi.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui seperti apa surat panggilan polisi yang asli dan apa saja yang harus ada di dalamnya.

Berikut adalah hal-hal yang harus ada dalam surat panggilan polisi:

  1. Instansi Kepolisian yang Melakukan Pemanggilan
    Surat panggilan polisi harus mencantumkan nama dan identitas instansi kepolisian yang melakukan pemanggilan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa surat tersebut dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.
  2. Nomor Surat, Pertimbangan, dan Dasar Hukum Pemanggilan
    Sebelum memuat informasi terkait pihak yang dipanggil dan keperluan pemanggilan, surat panggilan polisi harus mencantumkan nomor surat, pertimbangan, dan dasar hukum yang menjadi landasan pemanggilan saksi. Biasanya akan tercantum sejumlah pasal serta laporan kepolisian terkait.
  3. Identitas Pihak yang Dipanggil
    Surat panggilan polisi harus mencantumkan identitas lengkap pihak yang dipanggil, mulai dari data diri, pekerjaan, hingga alamat. Hal ini penting untuk memastikan tujuan pemanggilan jelas dan tidak terjadi kesalahan pemanggilan.
  4. Waktu dan Tempat Pemanggilan
    Surat panggilan polisi harus mencantumkan informasi terkait tanggal, hari, dan jam pelaksanaan sidang. Selain itu, surat panggilan juga harus memberikan keterangan detail terkait tempat pemanggilan dan kepada siapa saksi harus menghadap.
  5. Keperluan Pemanggilan dan Informasi Perkara
    Surat panggilan polisi juga harus mencantumkan keterangan terkait keperluan pemanggilan serta informasi perkara. Keperluan pemanggilan di sini mengacu pada tujuan pemanggilan, sebagai apa, dan dalam kasus apa.
  6. Tanda Tangan Petugas Langsung
    Surat panggilan kepolisian harus ditandatangani langsung oleh penyidik pemanggil dan telah diterima saksipaling lambat 3 hari sebelum waktu sidang.

Contoh Surat Panggilan Polisi Berdasarkan Keperluan Pemanggilannya

Surat panggilan polisi bisa dibedakan berdasarkan keperluan pemanggilannya, yaitu surat panggilan dimintai keterangan dalam penyelidikan dan surat panggilan pemeriksaan dalam penyelidikan. Berikut pembahasannya:

  1. Surat Panggilan Dimintai Keterangan dalam Penyelidikan
    Pada kasus ini, Anda hanya akan dimintai keterangan dan belum sampai pada tahap pemeriksaan. Tujuan pemanggilan ini adalah untuk meminta keterangan sehingga diketahui di dalamnya ada pelanggaran atau tidak.

Meski masih di tahap penyelidikan, upaya paksa yang dilakukan saat pemanggilan terhadap saksi bisa saja terjadi. Sebab secara prinsip, siapapun yang dipanggil untuk dimintai keterangan wajib datang.

Jika tidak hadir, Anda bisa saja dianggap jadi menghalangi proses penegakan hukum. Ada risiko hukum jika mangkir dari panggilan polisi. Meski ancaman pidana biasanya hanya dikenakan pada tahap penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di pengadilan.

  1. Surat Panggilan Pemeriksaan dalam Penyelidikan
    Pada kasus ini, pemanggilan dilakukan untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Tujuan pemanggilan ini adalah untuk memastikan fakta-fakta yang terkait dengan perkara dan biasanya dilakukan setelah tahap penyelidikan selesai.

Pada saat pemanggilan, saksi wajib membawa dokumen-dokumen yang terkait dengan kasus tersebut. Jika saksi tidak hadir atau tidak membawa dokumen yang diminta, maka saksi bisa dikenakan sanksi hukum.

Demikianlah contoh surat panggilan polisi dan apa saja yang harus ada di dalamnya. Jika Anda menerima surat panggilan polisi, pastikan untuk memeriksa kembali apakah surat tersebut memenuhi syarat dan ketentuan yang dibenarkan. Jika ada hal yang tidak sesuai atau mencurigakan, Anda memiliki hak untuk menolaknya. Namun, jika surat tersebut sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang dibenarkan, maka Anda wajib memenuhi panggilan kepolisian.