Tips Tes Kesehatan Polisi: Cara Memperbaiki Kualitas Kesehatan Sebelum Seleksi

Seleksi kesehatan merupakan bagian penting dalam proses seleksi calon anggota polisi. Peserta seleksi harus memastikan bahwa mereka memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh instansi keamanan. Namun, bagi peserta yang gagal dalam seleksi kesehatan, tentu saja tidak diikutkan seleksi tahap berikutnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi calon peserta untuk mempersiapkan kualitas kesehatannya dengan baik sebelum mengikuti tes kesehatan. Berikut adalah beberapa tips untuk memperbaiki kualitas kesehatan sebelum tes kesehatan Polisi:

Poin 1: Melakukan General Check Up

Sebelum mendaftar seleksi kesehatan, sebaiknya calon peserta melakukan general check up di rumah sakit polisi atau rumah sakit tentara terdekat. Ini bertujuan untuk mendapatkan informasi lengkap tentang kondisi tubuh seseorang, sehingga jika terdapat kekurangan atau adanya penyakit, dapat segera diatasi. Misalnya, jika dalam general check up diketahui bahwa calon menderita sakit amandel, penyakit itu dapatdisembuhkan dengan operasi ringan sebelum pelaksanaan seleksi kesehatan. Jika tidak melakukan general check up, calon tentu akan dinyatakan tidak lulus karena menderita sakit amandel. Oleh karena itu, sebaiknya calon peserta melakukan general check up jauh hari sebelum pendaftaran seleksi kesehatan.

Poin 2: Menjaga Kualitas Darah

Untuk menghadapi pemeriksaan darah laboratorium, sebaiknya calon minum air putih sebanyak-banyaknya. Selain itu, calon juga disarankan untuk sering minum jus buah, makan sayur-sayuran, dan buah-buahan. Agar tekanan darah ideal, calon peserta sebaiknya beristirahat cukup, tidak begadang, dan menghindari kegiatan yang terlalu berat. Begadang dan melakukan kegiatan berat dapat mempengaruhi tekanan darah menjadi kurang ideal.

Poin 3: Menjaga Kualitas Urine

Sebelum menjalani pemeriksaan urine, sebaiknya calon peserta minum air putih yang banyak. Minuman bersuplemen, minuman keras, obat-obatan, dan multivitamin yang tidak diperlukanjuga harus dihindari minimal 4 hari sebelum jadwal pemeriksaan kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas urine agar tidak terkontaminasi oleh zat-zat yang tidak diperlukan dalam tubuh.

Poin 4: Merawat Paru-Paru

Agar paru-parunya sehat, calon peserta seleksi harus berhenti merokok dan sering menghirup udara segar di pagi hari. Udara pagi di pantai merupakan udara yang paling baik untuk paru-paru. Khusus bagi calon yang pernah menjadi perokok aktif, disarankan untuk tidak merokok selama 4 hari sebelum pemeriksaan. Selain itu, minum minuman bersoda juga dapat membersihkan paru-paru sehingga akan terlihat bersih saat di rontgen. Calon juga dapat menggantinya dengan air kelapa hijau muda atau air kelapa Wulung yang lebih baik.

Poin 5: Merawat Telinga dan Mata

Untuk menjaga kesehatan telinga, sebaiknya calon peserta tidak membiasakan mengorek telinga dengan cotton bud. Jika terasa gatal atau terasa ada kotoran di dalam telinga, sebaiknya pergi kedokter THT dan minta dibersihkan. Menggunakan katenbat yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dalam telinga atau bahkan dapat merusak gendang telinga. Sebenarnya, kotoran dalam telinga tidak membahayakan bahkan berguna untuk melindungi lobang telinga dari gangguan serangga. Di kulit dalam telinga terdapat bulu-bulu halus yang bergerak mengeluarkan kotoran, dengan demikian lobang telinga terjaga kebersihannya secara alami.

Untuk kesehatan mata, sebaiknya calon banyak makan buah-buahan yang mengandung vitamin A, seperti wortel. Calon juga harus menjaga jarak pandang saat membaca dan tidak membaca sambil tiduran. Jika merasa ada gangguan atau sakit, sebaiknya segera pergi ke dokter mata untuk diperiksa dan diobati.

Poin 6: Menjaga Pola Hidup Sehat

Untuk menghadapi seleksi kesehatan secara umum, calon harus menjalani pola hidup sehat. Rokok, alkohol, dan narkoba harus dihindari. Calon disarankan untuk makan makanan4 sehat 5 sempurna dan menghindari makanan berlemak minimal dua minggu menjelang seleksi kesehatan. Minumlah susu rendah lemak dan jauhi susu full cream. Kurangi makan makanan pedas dan minum es. Olahragalah secara rutin, yang paling dianjurkan adalah jogging setiap pagi selama 10 sampai 15 menit. Tidur minimal 8 jam sehari menjelang seleksi kesehatan. Pastikan tubuh benar-benar dalam kondisi segar dan rileks, hadapi semua kegiatan seleksi dengan ceria, jangan tegang dan takut. Berdoalah agar semua lancar dan lulus seleksi.

Tes kesehatan Polisi merupakan salah satu tahap seleksi yang penting dalam menjadi anggota polisi. Agar bisa lulus seleksi, peserta harus memperbaiki kualitas kesehatannya terlebih dahulu dengan melakukan general check up, menjaga kualitas darah, urine, paru-paru, telinga, dan mata. Selain itu, peserta juga harus menjaga pola hidup sehat dengan menghindari rokok, alkohol, dan narkoba, mengkonsumsi makanan sehat, dan berolahraga secara rutin. Tips Tes Kesehatan Polisi: Cara Menjadi Sehat Sebelum Seleksi