Lolos Tes Kesehatan AKPOL: Perhatikan Hal Ini Agar Terpenuhi Kategori Sehat!

Berkarir sebagai anggota kepolisian merupakan impian banyak orang. Namun, untuk menjadi anggota kepolisian, Anda harus melewati tahapan seleksi yang ketat, termasuk tes kesehatan yang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi ini.

Tes kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan rekam medis dari calon taruna dan taruni negara. Oleh karena itu, dalam proses seleksi ini kesehatan peserta sangatlah penting.

Jika Anda ingin mendaftar Akademi Kepolisian di Indonesia, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa lolos tes kesehatan AKPOL.

Tahapan Tes Kesehatan Polisi

Sebagai calon anggota kepolisian, Anda harus melewati serangkaian tahapan tes masuk AKPOL, termasuk tes kesehatan. Tes ini dilakukan oleh panitia seleksi khusus yang ahli dalam bidang kesehatan. Ada beberapa kriteria khusus apakah nantinya calon polisi dinyatakan lulus atau tidak.

Biasanya tes kesehatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pemeriksaan bagian luar tubuh dan dalam tubuh. Tahap seleksi kesehatan yang harus dilalui misalnya seperti tinggi dan berat badan, postur tubuh, dan termasuk juga kondisi kesehatan intim calon polisi seperti virginitas dan payudara (untuk polisi wanita), hernia dan varikokel (untuk pria), alat reproduksi, dan lainnya.

Sedangkan untuk tahap kedua, dilakukan pemeriksaan bagian dalam tubuh yang meliputi:

Pemeriksaan urin untuk mendeteksi kencing manis dan penyakit ginjal.

Pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah normal atau tidak.

Pemeriksaan rontgen untuk mengetahui ada tidaknya kelainan organ.

Pemeriksaan dengan EKG atau rekam jantung untuk mengetahui kondisi jantung.

Pemeriksaan dengan USG untuk mengetahui benda asing seperti batu ginjal spirometrik.

Kriteria Kesehatan yang Harus Dipenuhi

Ada beberapa kriteria yang dapat menyatakan peserta gagal melewati tahap seleksi tes kesehatan polisi. Diantaranya seperti tekanan darah tidaknormal, jantung tidak normal, menggunakan narkoba, menderita HIV/AIDS maupun penyakit menular lainnya, cacat fisik, gangguan pendengaran, mata juling, menderita kencing manis, hamil (untuk wanita) serta memiliki lebih dari 2 masalah gigi dan mulut.

Alasan panitia seleksi bidang kesehatan menggugurkan peserta-peserta yang gagal dalam seleksi kesehatan, tentu saja tidak diikutkan seleksi tahap berikutnya. Nah, agar dapat mengikuti seleksi tahap berikutnya peserta harus berusaha mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas kesehatannya.

Tips Sebelum Tes Kesehatan

Bagi calon AKPOL yang ingin lolos tes kesehatan, tentu saja harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi tes. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bisa menjadi referensi Anda:

Lakukan general check-up terlebih dahulu, paling tidak 6 bulan hingga 1 tahun sebelum tes kesehatan. Sehingga jika Anda mengetahui ada kondisi yang tidak baik pada kesehatan Anda, bisa segera melakukan penanganan.

Konsumsi air putih sebanyak-banyaknya dan jus buah-buahan segar sebelum melakukan tes laboratorium. Tujuannya untuk membuat tekanan darah menjadi ideal.

Hindari melakukan kegiatan-kegiatan berat satu minggu sebelum tes kesehatan, karena bisa membuat tekanan darah tidak normal.

Hindari minum minuman beralkohol, kafein, suplemen atau lainnya ketika akan menjalankan tes urin. Akan lebih baik jika hanya mengkonsumsi air putih saja.

Sering-sering menghirup udara segar di pagi hari agar saat tes memiliki paru-paru yang baik. Anda bisa minum soda, karena soda dipercaya dapat membersihkan paru-paru.

Pastikan Anda sudah mengorek atau membersihkan telinga. Sering dianggap sepele, namun tes pendengaran bisa membuat peserta gagal tes kesehatan.

Kategori Penilaian Kesehatan

Dalam tes kesehatan AKPOL, peserta akan dinilai berdasarkan kategori sehat yang dikelompokkan menjadi 4 stake. Peserta akan dinyatakan gagal jika memiliki penyakit atau nilai kesehatan yang masuk dalam kategori stake 3 dan stake 4. Sedangkan jika peserta memiliki nilai dengan kategori stake 2, maka nilai tersebut akan dikurangi dari jumlah stake 2yang dimilikinya.

Tes kesehatan AKPOL merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi untuk menjadi anggota kepolisian. Ada beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh calon peserta agar bisa lolos tes kesehatan. Oleh karena itu, calon peserta harus mempersiapkan diri dengan baik dan menjaga kesehatan sebelum menghadapi tes.

Dalam tes kesehatan AKPOL, peserta akan dinilai berdasarkan kategori sehat yang dikelompokkan menjadi 4 stake. Peserta akan dinyatakan gagal jika memiliki penyakit atau nilai kesehatan yang masuk dalam kategori stake 3 dan stake 4.

Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi Anda yang ingin lolos tes kesehatan AKPOL. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti tes kesehatan. Selamat mencoba!