Mengenal Perbedaan Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan

Ketika berkendara di jalan raya, setiap pengendara diwajibkan untuk mematuhi dan mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku. Aturan lalu lintas tersebut terdiri dari beberapa hal, di antaranya adalah tanda-tanda yang terdapat di jalan seperti rambu lalu lintas dan marka jalan. Namun, apakah Anda tahu perbedaan antara keduanya?

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara rambu lalu lintas dan marka jalan secara lebih detail. Sebagai pengguna jalan, penting untuk memahami perbedaan antara keduanya agar dapat mengemudi dengan aman dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

Rambu Lalu Lintas

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009, rambu lalu lintas adalah tanda yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, atau petunjuk bagi pengguna jalan. Rambu lalu lintas terdiri dari lambang, huruf, angka, kalimat, dan/atau perpaduan dari semuanya. Rambu ini memberi tahu pengguna jalan tentang hal-hal penting seperti bahaya di jalan, larangan, perintah, dan petunjuk arah.

Rambu lalu lintas memiliki beberapa jenis, yaitu rambu peringatan, rambu larangan, rambu perintah, dan rambu petunjuk. Rambu peringatan memberi tahu pengguna jalan tentang kemungkinan bahaya di jalan atau tempat berbahaya yang akan datang. Rambu larangan memberi tahu pengguna jalan tentang hal-hal yang dilarang dilakukan di jalan. Rambu perintah memberi tahu pengguna jalan tentang tindakan yang harus dilakukan di jalan. Rambu petunjuk memberi tahu pengguna jalan tentang arah jalan atau tujuan yang ingin dicapai.

Rambu peringatan sangat penting untuk diikuti karena memberikan peringatan tentang bahaya yang mungkin terjadi di jalan. Beberapa contoh rambu peringatan adalah rambu peringatan bahaya tikungan tajam, rambu peringatan bahaya jalan berlubang, dan rambu peringatan bahaya anak-anak. Rambu larangan juga penting untuk diikuti karena memberikan tanda untuk hal-hal yang dilarang dilakukan di jalan, seperti melawan arus atau mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Rambu perintah memberikan tanda untuk tindakan yang harus dilakukan oleh pengendara, seperti mengenakan sabuk pengaman atau mematikan mesin kendaraan saat berhenti.

Rambu Petunjuk juga sangat penting untuk diikuti karena memberikan petunjuk yang jelas tentang arah dan tujuan yang ingin dicapai. Beberapa contoh rambu petunjuk adalah rambu petunjuk arah kota atau tempat wisata, rambu petunjuk jalan raya tol, dan rambu petunjuk jalan keluar masuk tol.

Marka Jalan

Sementara itu, marka jalan adalah tanda yang berfungsi sebagai pembatas jalan, petunjuk arah, atau penanda posisi di jalan. Marka jalan terdiri dari garis, simbol, huruf, angka, dan/atau perpaduan dari semuanya. Marka jalan memberi tahu pengguna jalan tentang posisi di jalan, batas-batas jalan, dan arah yang harus diikuti.

Marka jalan juga memiliki beberapa jenis, yaitu marka longitudinal, marka transversal, marka kombinasi, dan marka khusus. Marka longitudinal adalah garis yang sejajar dengan arah jalan, sedangkan marka transversal adalah garis yang tegak lurus dengan arah jalan. Marka kombinasi adalah gabungan antara marka longitudinal dan transversal, sedangkan marka khusus digunakan untuk tujuan khusus seperti parkir, jalur khusus, atau penandaan tempat tertentu.

Marka jalan sangat penting untuk diikuti karena memberikan petunjuk tentang posisi kendaraan di jalan, batas-batas jalan, dan arah yang harus diikuti. Marka jalan longitudinal memberikan batasan jalan dan memberikan tanda tentang arah kendaraan. Contohnya adalah marka jalan yang membatasi antara lajur kendaraan dan lajur sepeda motor. Marka jalan transversal digunakan untuk memberikan tanda tentang adanya penyebrangan jalan, seperti zebra cross atau marka jalan yang memberikan tanda pada jalur pejalan kaki.

Dalam kesimpulannya, rambu lalu lintas dan marka jalan memiliki perbedaan dalam fungsi dan jenisnya. Rambu lalu lintas memberi tahu pengguna jalan tentang peringatan, larangan, perintah, dan petunjuk arah, sedangkan marka jalan memberi tahu pengguna jalan tentang posisi, batas-batas jalan, dan arah yang harus diikuti. Keduanya sangat penting untuk diikuti untuk menjaga keselamatan di jalan raya. Oleh karena itu, sebagai pengguna jalan, kita harus mematuhi dan mengikuti rambu lalu lintas dan marka jalan yang ada di jalan agar dapat berkendara dengan aman dan terhindar dari kecelakaan.