Jenis-Jenis Marka Jalan Dan Fungsinya Yang Perlu Kamu Pahami

Pelajari jenis-jenis marka jalan dan fungsinya untuk meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas. Marka jalan merupakan rambu-rambu lalu lintas yang berupa gambar garis melintang, membujur, dan serong yang penting untuk mengarahkan arus kendaraan di jalan raya.

Marka jalan memiliki peran penting dalam mengatur lalu lintas di jalan raya. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 67 Tahun 2018, terdapat peraturan mengenai rambu-rambu di atas jalan yang harus ditaati oleh pengemudi. Marka jalan terdiri dari gambar garis melintang, membujur, dan serong, yang ditandai dengan warna putih, merah, atau kuning. Penting bagi pengemudi untuk memahami jenis-jenis marka jalan dan fungsinya agar dapat berlalu lintas dengan aman dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima jenis marka jalan dan fungsinya secara lebih detail.

Berikut 5 jenis Marka Jalan dan Fungsinya

  1. Marka Membujur Utuh
    Marka jalan membujur utuh terletak di tengah-tengah permukaan jalan raya dan berguna sebagai pembagi lajur kendaraan serta tanda larangan bagi kendaraan untuk melintasi garis tersebut. Jika terletak di tepi jalan, maka fungsinya adalah sebagai tanda peringatan tepi jalur lalu lintas. Garis putih lurus pada marka ini menunjukkan bahwa pengendara tidak diperbolehkan mendahului kendaraan lain dan harus tetap berada di jalur masing-masing.
  2. Marka Putih Membujur Putus-Putus
    Marka jalan membujur garis putus-putus berfungsi sebagai pembatas dan pembagi jalur, peringatan adanya marka membujur garis utuh di depan, dan pengarah lalu lintas. Garis putih lurus putus-putus ini menunjukkan bahwa pengendara diizinkan untuk mendahului kendaraan lain yang berada di depan. Namun, harus memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan untuk menghindari risiko tabrakan.
  3. Marka Putih Membujur Ganda Utuh dan Putus-Putus
    Marka jalan garis utuh dan putus-putus sering ditemukan di jalanan perkotaan dan berguna sebagai tanda bahwa kendaraan dari dua lajur berlawanan tidak boleh melintasi garis ganda tersebut. Garis putih lurus utuh menandakan bahwa pengemudi tidak boleh berpindah jalur dan melintasi garis ganda tersebut, sementara garis putus-putus memungkinkan mobil untuk pindah jalur ke sisi sebelahnya.
  4. Marka Putih Membujur Ganda Utuh
    Garis membujur ganda utuh digunakan untuk mengatur jalur lalu lintas kendaraan di rute utama lintas kota Indonesia. Marka ini menunjukkan bahwa kendaraan dari dua lajur berlawanan tidak boleh melintasi garis ganda tersebut. Pengemudi dilarang menyalip kendaraan di depan dan harus tetap berada di jalur yang sama.
  5. Marka Putih Melintang Garis Utuh
    Garis melintang utuh digunakan sebagai tanda area penyeberangan jalan atau zebra cross dan rambu berhenti. Garis membujur melintang di lampu rambu-rambu lalu lintas menandakan garis henti di zebra cross, sehingga mobil harus berhenti sebelum garis tersebut. Penting untuk memperhatikan setiap marka jalan yang tergambar di permukaan jalan raya untuk meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Dengan memperhatikan setiap marka jalan beserta fungsinya, kita dapat menghindari kesalahan dalam berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran dalam berkendara. Setiap marka jalan memiliki peranan yang sangat penting dalam mengarahkan arus lalu lintas agar lebih teratur dan aman. Oleh karena itu, kita perlu mematuhi setiap aturan yang tertera pada marka jalan dan tidak mengabaikannya.

Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dengan memahami dan mematuhi setiap rambu-rambu lalu lintas, kita dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman. Semoga informasi mengenai 5 jenis marka jalan dan fungsinya ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kesadaran berkendara kita.

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis marka jalan dan fungsinya. Peraturan lalu lintas harus selalu ditaati untuk menjaga keselamatan di jalan raya.