Cara Bayar Tilang Elektronik: Informasi Penting untuk Kamu yang Terkena Tilang Elektronik

Tilang elektronik, atau yang biasa dikenal dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), telah menjadi cara baru dalam menegakkan peraturan lalu lintas di Indonesia. Penerapan teknologi CCTV untuk merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis, mempermudah tugas pihak berwajib dalam menindak pelanggaran. Namun, jika kamu mendapatkan surat tilang elektronik, bagaimana cara membayarnya?

Di bawah ini, kami akan memberikan informasi penting mengenai cara bayar tilang elektronik beserta denda yang harus dibayarkan.

Bentuk Pelanggaran Lalu Lintas yang Terdeteksi oleh Tilang Elektronik

Berikut adalah beberapa bentuk pelanggaran lalu lintas yang dapat dideteksi oleh sistem tilang elektronik:

  • Pelanggaran traffic light
  • Pelanggaran marka jalan
  • Pelanggaran ganjil-genap
  • Tidak mengenakan sabuk keselamatan
  • Menggunakan ponsel saat mengemudi
  • Pelanggaran batas kecepatan
  • Berkendara melawan arus
  • Tidak menggunakan helm
  • Pelanggaran jenis kendaraan pada jalur atau kawasan tertentu
  • Pelanggaran keabsahan STNK

Jika kamu kedapatan melanggar salah satu atau beberapa peraturan di atas, kamu akan mendapatkan surat konfirmasi berisi bukti pelanggaran. Kamu harus mengkonfirmasi jika benar telah melakukan pelanggaran. Hal ini bisa dilakukan melalui website atau aplikasi ETLE. Setelah itu, kamu akan menerima surat tilang yang harus dibayar.

Cara Bayar Tilang Elektronik

Berikut adalah tiga cara membayar denda tilang elektronik yang dapat kamu pilih:

  1. Bayar Denda Tilang Elektronik Langsung Ke Teller Bank yang Ditunjuk

Cara pertama adalah dengan membayar denda tilang elektronik langsung ke teller bank yang telah ditunjuk. Kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Ambil nomor antrian transaksi teller dan isi slip setoran
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom “Nomor Rekening” dan Nominal titipan denda tilang pada slip setoran
  • Serahkan slip setoran kepada Teller bank yang telah ditunjuk.
  • Validasi transaksi akan dilakukan.
  • Jika pembayaran tidak sesuai, maka transaksi akan ditolak.
  • Simpan Slip Setoran hasil validasi sebagai bukti pembayaran yang sah untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.
  • Bayar Denda Tilang Elektronik Melalui Situs tilang.kejaksaan.go.id

Cara kedua adalah dengan membayar denda tilang elektronik melalui situs tilang.kejaksaan.go.id. Kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Kunjungi situs web https://tilang.kejaksaan.go.id/.
  • Masukkan nomor registrasi tilang atau nomor blangko atau nomor berkas tilang, lalu klik “Cari”.
  • Lihat besaran denda tilang yang diberikan pihak kepolisian.
  • Klik tombol “Bayar”. Lakukan konfirmasi, pastikan detail pembayaran sudah sesuai.
  • Ada beragam platform pembayaran yang bisa kamu pilih
  • Pastikan kamu sudah membayar sesuai dengan jumlah denda.
  • Bayar Denda Tilang Elektronik Via Transfer Ke Bank yang Ditentukan

Cara ketiga adalah dengan membayar denda tilang elektronik via transfer ke bank yang ditentukan. Kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Masukkan kartu kartu ATM dan PIN Anda.
  • Pilih menu Transaksi Lainnya > Transfer > Ke Rek Bank Lain.
  • Masukkan kode bank (002) kemudian diikuti dengan 15 angka Kode Pembayaran Tilang.
  • Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan.
  • Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi.
  • Pastikan detil pembayaran sudah sesuai.
  • Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran.
  • Jika menggunakan mobile banking, simpan notifikasi SMS atau bukti pembayaran untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

Itulah informasi mengenai 3 cara membayar denda tilang elektronik yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa untuk membayar denda tilang elektronik tepat waktu dan pastikan pembayaran dilakukan dengan benar sesuai dengan petunjuk di atas. Semoga informasi ini dapat membantu kamu dalam menyelesaikan masalah tilang elektronik.