Kenali Perbedaan dari SKCK Polsek, Polres,  dan Polda

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah salah satu surat penting yang dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Surat ini dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan berisi keterangan serta catatan mengenai individu yang terdapat dalam database kepolisian. SKCK sangat dibutuhkan dalam berbagai kepentingan, seperti mendaftar pekerjaan, melanjutkan sekolah, pindah domisili, mendaftar sebagai calon perangkat desa, memperpanjang kontrak karyawan, membuat perijinan usaha, atau bahkan jika ingin menikah dengan seorang anggota TNI atau Polri.

Pengurusan SKCK kini semakin mudah dengan adanya layanan pembuatan SKCK secara online, baik melalui website resmi polri https://skck.polri.go.id maupun melalui aplikasi mobile “SKCK Online”. Namun, perlu diingat bahwa pembuatan SKCK secara online memiliki beberapa kelemahan. Pertama, form yang harus diisi terlalu banyak. Kedua, tidak semua orang paham membaca rumus sidik jari yang tertera pada form online tersebut. Oleh karena itu, bagi sebagian orang, pengurusan SKCK secara manual di Polsek, Polres, atau Polda setempat masih menjadi pilihan utama.

Perbedaan SKCK Polsek, Polres, dan Polda

SKCK yang dikeluarkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) umumnya digunakan sebagai salah satu syarat untuk mendaftar pekerjaan non-CPNS atau Pegawai Negeri, seperti mendaftar pekerjaan di perusahaan swasta, melanjutkan sekolah, pindah domisili, mendaftar sebagai calon perangkat desa, memperpanjang kontrak karyawan, membuat perijinan usaha, dan sebagainya. SKCK Polsek dapat diperoleh dengan cara mengunjungi kantor Polsek setempat dan mengisi formulir serta melampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Sementara itu, SKCK yang dikeluarkan oleh Kepolisian Resor (Polres) digunakan sebagai salah satu syarat untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Pernah di Pidana dari Pengadilan untuk mendaftar sebagai calon kepala desa, DPRD, atau kepala daerah/bupati. Selain itu, SKCK Polres juga dibutuhkan sebagai syarat untuk mendaftar pekerjaan sebagai CPNS atau pegawai BUMN, serta jika ingin menikah dengan seorang anggota TNI atau Polri. Pengurusan SKCK Polres bisa dilakukan dengan cara datang ke kantor Polres setempat dan mengisi formulir serta melampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Terakhir, SKCK yang dikeluarkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) digunakan sebagai salah satu syarat untuk mendaftar sebagai calon walikota atau DPRD tingkat provinsi, serta jika ingin bekerja di luar negeri. Pengurusan SKCK Polda bisa dilakukan dengan cara datang ke kantor Polda setempat dan mengisi formulir serta melampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Pentingnya SKCK

SKCK menjadi surat penting bagi setiap individu yang akan mengurus berbagai kepentingan, baik itu untuk mendaftar pekerjaan, pendidikan, maupun urusan administrasi lainnya. Surat ini berfungsi sebagai bukti bahwa seseorang tidak memiliki catatan kriminal atau kejahatan yang melibatkan dirinya di database kepolisian. Dengan demikian, SKCK menjadi salah satu syarat utama yang harus dipenuhi dalam berbagai proses seleksi, baik itu seleksi masuk perguruan tinggi, seleksi penerimaan CPNS, hingga seleksi masuk ke dalam sebuah instansi atau perusahaan.

SKCK adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Polsek, Polres, atau Polda setempat. SKCK diperlukan sebagai salah satu syarat untuk mendaftar pekerjaan, melanjutkan sekolah, pindah domisili, mendaftar sebagai calon perangkat desa, memperpanjang kontrak karyawan, membuat perijinan usaha, atau bahkan jika ingin menikah dengan seorang anggota TNI atau Polri.

Untuk mengurus SKCK, Anda dapat memilih untuk mengurus secara online atau manual di Polsek, Polres, atau Polda setempat. Meskipun terdapat kelemahan dalam pengurusan SKCK secara online, namun proses pengurusan secara manual bisa memakan waktu lebih lama. Dengan mengetahui perbedaan SKCK Polsek, Polres, dan Polda, Anda dapat memilih jenis SKCK yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan mempersiapkan segala dokumen yang diperlukan dengan baik dan lengkap.