Mudahnya Mengurus Balik Nama BPKB Mobil Bekas: Panduan Lengkap

Balik nama mobil bekas memang perlu dilakukan agar STNK dan BPKB sesuai dengan pemilik kendaraan yang baru. Namun, tahukah Anda bahwa proses ini dilakukan dalam dua tahap? Tahap pertama dilakukan di kantor Samsat tempat mobil terdaftar, sedangkan tahap kedua dilakukan di kantor Samsat sesuai dengan domisili KTP pemilik mobil.

Untuk memudahkan Anda dalam mengurus balik nama mobil bekas, berikut ini adalah panduan lengkapnya.

Dokumen yang Dibutuhkan

Sebelum mengurus balik nama mobil bekas, pastikan untuk menyiapkan dokumen-dokumen penting berikut:

  1. Kartu Identitas Penduduk (KTP) pemilik kendaraan yang baru dan fotokopi.
  2. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi.
  3. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan fotokopi.
  4. Kuitansi pembelian mobil bekas & versi fotokopi yang sudah dilengkapi materai Rp 10.000 dan ditandatangani oleh penjual dan pembeli mobil.
  5. Dokumen hasil cek fisik kendaraan (bisa dilakukan di kantor Samsat)

Pastikan untuk membawa seluruh dokumen ini saat mengurus balik nama mobil bekas agar prosesnya berjalan lancar.

Tahap Pertama: Proses Balik Nama di Samsat Tempat Mobil Terdaftar

Berikut ini adalah tahapan pertama dalam proses balik nama mobil bekas:

  1. Datangi kantor Samsat terdekat di daerah mobil Anda terdaftar.
  2. Kunjungi loket cek fisik. Setelah membayar biaya cek fisik kendaraan, petugas Samsat akan mengecek fisik mobil Anda termasuk bagian nomor rangka dan nomor mesinnya.
  3. Setelah mendapatkan dokumen cek fisik, kunjungi loket pendaftaran balik nama, bayar biaya pendaftaran, dan isi formulir yang diberikan sesuai dengan informasi yang tertera di STNK mobil.
  4. Berikan dokumen persyaratan yang Anda bawa serta formulir ke petugas Samsat untuk selanjutnya melakukan mutasi ke kantor Samsat tujuan sesuai dengan KTP.
  5. Petugas akan memberikan arsip yang berisi dokumen lengkap mobil.
  6. Selanjutnya, balik nama mobil diurus ke kantor Samsat tujuan Anda.

Tahap Kedua: Proses Balik Nama di Samsat Sesuai dengan Domisili KTP

Setelah tahap pertama selesai dilakukan, Anda bisa melanjutkan ke tahap kedua yaitu:

  1. Datangi kantor Samsat terdekat sesuai atau yang terdekat dengan domisili KTP Anda.
  2. Lakukan cek fisik kendaraan, petugas Samsat akan mengecek fisik mobil Anda. Pada saat yang bersamaan, Anda diharuskan mengisi dokumen yang diberikan dari loket 1.
  3. Kumpulkan semua dokumen yang diperlukan dan serahkan ke petugas Samsat. Lalu, lanjutkan ke loket mutasi BPKB.
  4. Mengisi formulir yang diberikan dan sertakan fotokopi KTP dan lunasi pembayaran sesuai dengan besaran biaya mutasi balik nama mobil yang berlaku.
  5. Serahkan dokumen formulir yang telah diisi dan bukti pembelian mobil Anda ke loket BPKB online. Anda akan mendapatkan tagihan BPKB online yang harus dilunasi.
  6. Simpanlah bukti pembayaran BPKB online dengan baik.
  7. Lanjutkan ke loket pembayaran untuk membayar biaya penerbitan STNK dan simpanlah bukti pembayarannya.
  8. Kembali ke loket BPKB online untuk menyerahkan fotokopi STNK dan fotokopi pembayaran pajak STNK.
  9. Setelah itu, serahkan fotokopi STNK dan pembayaran pajak STNK ke loket Pelat Nomor. Anda akan diberikan pelat nomor baru.
  10. Anda akan menerima STNK dan BPKB sesuai dengan data pemilik kendaraan bermotor yang baru.

Pastikan untuk mengikuti seluruh tahapan di atas agar proses balik nama mobil bekas dapat berjalan lancar.

Demikianlah panduan lengkap mengenai prosedur balik nama mobil bekas. Jangan lupa untuk mencari informasi terkait peraturan dan biaya balik nama mobil di tempat Anda, karena setiap daerah memiliki syarat atau cara yang berbeda-beda. Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda yang sedang atau akan mengurus balik nama mobil bekas.