Biaya Balik Nama BPKB Mobil Bekas yang Wajib Kamu Ketahui

Jika kamu baru saja membeli mobil bekas, maka kamu wajib melakukan proses balik nama dan mutasi kendaraan. Namun, tahukah kamu bahwa biaya balik nama kendaraan bermotor bekas juga bergantung pada nilai jual mobil yang kamu beli?

Tidak perlu khawatir, dalam artikel ini kamu akan mendapatkan informasi lengkap tentang biaya balik nama BPKB mobil bekas dan mutasinya yang perlu kamu ketahui.

Prosedur Mutasi dan Balik Nama Mobil Bekas


Prosedur mutasi mobil bekas biasanya dilakukan terlebih dahulu sebelum kamu melakukan balik nama mobil. Proses mutasi ini dilakukan agar plat nomor mobil bekas yang kamu beli akan berubah menjadi baru saat berpindah domisili. Hal ini wajib dilakukan jika kamu membeli mobil dengan lokasi berbeda dari domisili tempat tinggal.

Setelah kamu melakukan mutasi, barulah kamu bisa mengurus balik nama mobil tersebut. Proses balik nama sendiri merupakan proses pengalihan kepemilikan kendaraan bermotor dari pemilik awal ke pemilik baru. Dengan mengurus balik nama, kendaraan bermotor tersebut akan resmi menjadi milikmu. Hal ini akan mempermudah dalam mengurus pajak kendaraan bermotor (PKB).

Biaya Mutasi Mobil Bekas


Untuk melakukan proses mutasi, kamu harus menyiapkan sejumlah dana. Berdasarkan PP No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Polri, biaya mutasi mobil bekas yang harus dibayarkan terdiri dari beberapa komponen. Jika diakumulasikan, jumlah total biaya mutasi mobil senilai Rp945.000.

Berikut ini adalah rincian biaya mutasi mobil bekas:

  1. Tarif penerbitan STNK: Rp200 ribu
  2. Tarif penerbitan TNKB: Rp100 ribu
  3. Biaya cetak atau ganti BPKB: Rp375 ribu
  4. Biaya surat mutasi: Rp250 ribu
  5. Biaya cek fisik mobil: Rp25 ribu

Biaya Balik Nama Mobil Bekas

Setiap daerah memiliki prosedur dan biaya balik nama kendaraan bekas yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengecek biaya balik nama mobil bekas secara online sebelum mendatangi kantor Samsat terdekat.

Berikut adalah rincian biaya balik nama mobil bekas:

  1. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB): di Jakarta, biaya yang dibebankan kepada pemilik mobil bekas sebesar 1% dari harga beli mobil atau ⅔ dari jumlah PKB;
  2. SWDKLLJ: menurut kebijakan pemerintah, biaya yang perlu dibayarkan sebesar Rp143.000 untuk kendaraan non-angkutan umum.
  3. Biaya pendaftaran: kamu juga perlu membayar biaya pendaftaran sesuai kebijakan tiap Samsat. Umumnya untuk pendaftaran dikenakan biaya sebesar Rp75.000-100.000.
  4. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas: ini menjadi salah satu bentuk kebijakan pemerintah yang harus dibayarkan jika kamu balik nama mobil. Kisaran biayanya yaitu Rp143.000.

Membeli mobil bekas memang memerlukan proses balik nama dan mutasi kendaraan. Namun, kamu tidak perlu khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan karena biaya tersebut sudah ditetapkan oleh pemerintah dan bisa kamu cek secara online. Pastikan kamu menyiapkan dana yang cukup untuk melakukan proses mutasi dan balik nama mobil bekas agar kamu tidak terkena denda atau sanksi dari pihak berwajib.

Dari informasi yang telah disampaikan, dapat disimpulkan bahwa biaya balik nama BPKB mobil bekas dan mutasinya memang memerlukan dana yang cukup besar. Namun, hal tersebut sudah menjadi kewajiban bagi kamu yang baru saja membeli mobil bekas. Oleh karena itu, pastikan kamu menyiapkan dana yang cukup dan melakukan proses balik nama dan mutasi dengan benar agar kamu bisa menikmati kendaraan bermotor yang legal dan aman di jalan. Jangan lupa juga untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengurus pajak kendaraan bermotor dengan tepat waktu agar terhindar dari sanksi atau denda yang bisa merugikanmu di kemudian hari.