Cara Bayar Pajak STNK Motor Lewat BRImo dengan Gampang dan Tanpa Ribet

Penting bagi kamu yang ingin membayar pajak STNK motor lewat BRImo untuk memenuhi beberapa syarat dan ketentuan terlebih dahulu. Hal ini penting untuk memastikan kamu bisa mendapatkan kode bayar pajak motor dan melaksanakan tata cara pembayaran pajak STNK motor lewat BRImo dengan mudah.

Syarat-syarat Pembayaran Pajak STNK Motor Lewat BRImo

  1. Memiliki nomor KTP yang sesuai dengan pemilik motor. Pastikan bahwa nomor KTP yang kamu gunakan saat melakukan pembayaran pajak motor sudah sesuai dengan nama pemilik kendaraan sesuai dengan dokumen resmi yang ada.
  2. Namun, sebelum kamu bisa menggunakan layanan tersebut, pastikan nomor HP kamu aktif dan siap menerima balasan SMS dari pihak Samsat sebagai konfirmasi kode pajak motor yang kamu kirimkan.
  3. Memiliki saldo pulsa yang cukup (minimal 5 ribu). Pastikan bahwa saldo pulsa pada nomor HP yang kamu gunakan mencukupi untuk mengirimkan pesan SMS dan menerima balasan SMS dari pihak Samsat.
  4. Nomor rangka motor harus sesuai dengan data di BPKB atau di rangka motor. Pastikan bahwa nomor rangka motor pada kendaraanmu sesuai dengan data yang tertera pada dokumen resmi seperti BPKB atau di rangka motor kendaraanmu.
  5. Mengetahui format SMS kode pajak motor. Pastikan bahwa kamu mengetahui format pesan SMS yang benar untuk mengirimkan permintaan kode pajak motor agar kamu bisa mendapatkan kode pajak motor dengan cepat dan mudah.

Cara Mendapatkan Kode Pajak STNK Motor

Namun, sebelum kamu bisa melakukan pembayaran pajak motor lewat BRImo, kamu perlu memiliki kode pajak motor terlebih dahulu. Berikut ini adalah cara mendapatkan kode pajak STNK motor dengan mudah dan cepat:

Kirimkan pesan sesuai dengan format resmi yaitu “E-Samsat [spasi] Nomor Rangka Motor [spasi] Nomor KTP” ke nomor 0811-211-9211. Pastikan format pesan yang kamu kirimkan sudah benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar kamu bisa mendapatkan kode pajak motor dengan cepat.

Tunggu balasan SMS dari pihak Samsat yang akan memberikan rincian tagihan bayar pajak motor serta kode tagihan. Dalam balasan SMS tersebut, kamu akan mendapatkan informasi terkait rincian tagihan pajak motor yang harus dibayar beserta kode pembayaran pajak motor yang diperlukan untuk melakukan pembayaran lewat BRImo.

Jika sudah mendapatkan balasan, kamu siap untuk melakukan pembayaran pajak motor lewat BRImo dengan mudah dan tanpa ribet.

Cara Bayar Pajak STNK Motor Lewat BRImo

Untuk melakukan pembayaran pajak STNK motor lewat BRImo, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi BRImo di ponsel kamu.
  • Untuk menggunakan layanan tersebut, kamu bisa mengakses layanan pembayaran dengan mudah melalui menu “Bayar” yang terdapat pada halaman utama aplikasi BRImo.
  • Pilih opsi “Pajak Kendaraan” pada daftar opsi pembayaran yang tersedia.
  • Masukkan kode pembayaran pajak motor yang telah kamu dapatkan melalui SMS dari Samsat atau melalui website resmi Samsat.
  • Masukkan nominal tagihan yang harus dibayar sesuai dengan jumlah yang tertera pada SMS atau website resmi Samsat.
  • Masukkan nomor HP yang terdaftar pada BRImo, yang nantinya akan digunakan untuk menerima notifikasi pembayaran.
  • Setelah itu, klik “Lanjutkan” untuk melanjutkan ke halaman konfirmasi pembayaran.
  • Masukkan PIN BRImo kamu untuk memastikan keamanan transaksi pembayaran.
  • Setelah pembayaran berhasil, kamu akan menerima notifikasi pembayaran dari BRImo.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa melakukan pembayaran pajak STNK motor dengan mudah dan praktis tanpa perlu menghabiskan waktu untuk mengantre di kantor Samsat. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan fitur reminder pada aplikasi BRImo untuk membantu mengingatkan jatuh tempo pembayaran pajak motor agar tidak terkena denda.

Nah, itulah cara bayar pajak motor lewat BRImo yang gampang dan tanpa ribet. Dengan mengetahui cara ini, kamu bisa membayar pajak motormu dengan cepat dan tanpa harus antri di kantor Samsat. Jangan lupa untuk memenuhi semua syarat dan ketentuan serta melakukan pembayaran tepat waktu agar tidak terkena denda.