Apa yang Dinilai dalam Tes Fisik Masuk Kepolisian?

Anda berencana untuk bergabung dengan kepolisian? Selamat! Satu dari persyaratan utama untuk menjadi seorang anggota kepolisian adalah lulus dalam tes fisik. Tes ini merupakan salah satu tahapan seleksi yang penting karena menunjukkan kesiapan Anda dalam menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja yang dinilai dalam tes fisik masuk kepolisian dan bagaimana Anda dapat mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

Apa itu Tes Fisik Masuk Kepolisian?

Tes fisik masuk kepolisian adalah tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik dan kebugaran seseorang. Tes ini biasanya meliputi beberapa jenis latihan fisik yang harus dilakukan oleh calon polisi, seperti berlari, push-up, pull-up, dan lainnya. Tes ini juga dapat mencakup tes keseimbangan, ketahanan, dan kelenturan.

Tahapan Tes Fisik Masuk Kepolisian

Tes fisik masuk kepolisian biasanya terdiri dari beberapa tahapan, di antaranya:

Tahap 1: Tes Lari

Tes lari merupakan tes yang paling umum dalam tes fisik masuk kepolisian. Pada tahap ini, calon polisi harus menyelesaikan jarak yang telah ditentukan dalam waktu yang telah ditetapkan. Waktu dan jarak yang ditetapkan mungkin berbeda-beda tergantung dari kebijakan setiap lembaga kepolisian.

Tahap 2: Tes Push-Up

Tes push-up bertujuan untuk menguji kekuatan otot lengan dan dada. Calon polisi akan diminta untuk melakukan push-up sebanyak yang mereka bisa dalam waktu tertentu.

Tahap 3: Tes Sit-Up

Tes sit-up bertujuan untuk menguji kekuatan otot perut. Calon polisi akan diminta untuk melakukan sit-up sebanyak yang mereka bisa dalam waktu tertentu.

Tahap 4: Tes Pull-Up

Tes pull-up bertujuan untuk menguji kekuatan otot lengan dan punggung. Calon polisi akan diminta untuk melakukan pull-up sebanyak yang mereka bisa dalam waktu tertentu.

Tahap 5: Tes Keseimbangan

Tes keseimbangan bertujuan untuk menguji keseimbangan tubuh. Calon polisi akan diminta untuk melakukan tes keseimbangan seperti berjalan di atas sebuah papan yang sempit atau berjalan di atas batu besar.

Tahap 6: Tes Kelenturan

Tes kelenturan bertujuan untuk menguji kelenturan tubuh. Calon polisi akan diminta untuk melakukan beberapa gerakan yoga atau peregangan.

Persiapan Sebelum Tes Fisik Masuk Kepolisian

Menjalani tes fisik masuk kepolisian memerlukan persiapan yang matang. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan diri sebelum tes, di antaranya:

1. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kebugaran fisik Anda. Anda dapat melakukan latihan-latihan yang mirip dengan latihan yang akan di tes oleh pihak kepolisian seperti pull up lari dll.

2. Perbaiki Pola Makan Anda

Pola makan yang sehat dan seimbang juga dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kebugaran Anda. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang cukup, seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

3. Tidur Cukup

Tidur yang cukup juga penting untuk memperbaiki kebugaran fisik Anda. Pastikan Anda tidur minimal 7-8 jam setiap malam sebelum hari tes.

4. Latihan Tes Fisik

Latihan tes fisik yang sesuai dengan tahapan tes fisik masuk kepolisian dapat membantu meningkatkan kemampuan fisik dan kebugaran Anda. Lakukan latihan-latihan tersebut secara rutin dan konsisten.

5. Persiapan Mental

Selain persiapan fisik, persiapan mental juga sangat penting. Pastikan Anda memiliki mental yang kuat dan siap menghadapi tes fisik masuk kepolisian.

Tes fisik masuk kepolisian merupakan tahapan seleksi yang penting bagi calon anggota kepolisian. Tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan fisik dan kebugaran seseorang yang akan bergabung dalam kepolisian. Agar dapat berhasil melewati tes fisik masuk kepolisian, persiapkan diri secara matang dan konsisten dengan melakukan berbagai latihan fisik yang sesuai dan memperbaiki pola makan serta tidur yang cukup. Selain itu, pastikan Anda memiliki mental yang kuat dan siap menghadapi tes fisik ini.