Prosedur Balik Nama Motor STNK yang Perlu Kamu Ketahui

Apakah kamu sedang mempertimbangkan untuk melakukan proses balik nama motor STNK? Jika iya, maka kamu perlu mengetahui prosedur yang harus diikuti agar proses balik nama motor STNK berjalan dengan lancar dan tidak menemui kendala. Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah yang perlu kamu ikuti dalam prosedur balik nama motor STNK.

Proses balik nama motor STNK atau BPKB bisa jadi diperlukan ketika ada perubahan kepemilikan kendaraan bermotor. Namun, bagi sebagian orang, prosedur ini terkadang terasa rumit dan membingungkan. Salah langkah, bisa-bisa prosesnya jadi lebih panjang dan terasa lebih merepotkan. Oleh karena itu, perlu sekali untuk mempelajari prosedur balik nama motor dengan benar agar prosesnya berjalan lancar dan tidak menemui kendala. Artikel ini akan membahas langkah-langkah yang perlu kamu ikuti dalam prosedur balik nama motor STNK, sehingga kamu dapat melakukan proses ini dengan mudah dan efisien.

Tahapan Pertama: Balik Nama Motor STNK

Langkah pertama dalam proses balik nama motor STNK adalah mengunjungi kantor Samsat sesuai dengan domisili KTP pemilik kendaraan bermotor yang baru. Jika kamu tinggal di Jakarta, maka kamu bisa datang ke Samsat di kota yang sama. Namun, jika proses balik nama dilakukan di wilayah yang berbeda, maka kamu perlu melakukan cabut berkas terlebih dahulu di wilayah tersebut sebelum melakukan proses balik nama di wilayah baru.

Setelah itu, kamu perlu memastikan bahwa kamu membawa semua syarat balik nama motor BPKB. Selanjutnya, kunjungi loket cek fisik kendaraan untuk dilakukan pengecekan kendaraan. Jika hasil cek fisik sudah diperoleh, kamu bisa menuju loket balik nama STNK.

Di sini, kamu perlu mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan semua syarat balik nama motor beserta hasil cek fisik kendaraan yang baru saja didapat. Setelah itu, petugas Samsat akan mengarahkan kamu untuk mengikuti proses balik nama motor.

Setelah semua proses selesai, kamu perlu melakukan pembayaran di loket. Pada tahap ini, jika kamu memiliki tunggakan pajak kendaraan maka kamu harus melunasinya secara bersamaan. Kamu akan menerima bukti kwitansi atau pembayaran, simpan dengan baik bukti tersebut sebagai syarat untuk mengambil STNK yang baru.

Tahapan Kedua: Balik Nama Motor BPKB

Setelah proses balik nama motor STNK selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan balik nama motor BPKB. Untuk melakukan proses ini, kamu perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Siapkan semua syarat yang diperlukan, antara lain:
  • Fotokopi KTP dan KK pemilik kendaraan yang baru
  • Fotokopi STNK yang baru
  • Fotokopi BPKB yang lama
  • Surat keterangan domisili
  • Surat kuasa apabila proses balik nama dilakukan oleh pihak lain
  • Datang ke Samsat sesuai dengan domisili KTP pemilik kendaraan yang baru
  • Serahkan semua syarat yang diperlukan ke petugas Samsat dan ikuti prosedur balik nama motor BPKB yang diberikan
  • Setelah semua proses selesai, kamu akan menerima bukti kwitansi atau pembayaran. Simpan dengan baik bukti tersebut sebagai syarat untuk mengambil BPKB yang baru.

Tambahan Informasi

Proses balik nama motor STNK dan BPKB tidak bisa langsung selesai dalam sehari. Pihak Samsat akan memberikan informasi kembali untuk tanggal pengambilan STNK dan BPKB yang baru, biasanya 2-7 hari dari tanggal pengajuan balik nama motor. Hal ini juga berlaku jika kamu melakukan balik nama motor di Polda yang biasanya membutuhkan waktu sekitar 3-7 hari.

Demikianlah prosedur balik nama motor STNK yang perlu kamu ketahui. Pastikan kamu menyiapkan semua syarat dengan baik dan mengikuti langkah-langkah dengan benar agar proses balik nama motor STNK berjalan dengan lancar dan tidak menemui kendala.