Berikut Informasi Mengenai Rincian Biaya Balik Nama STNK Serta Syarat  Yang Harus Di Penuhi

Balik nama STNK merupakan salah satu prosedur penting yang harus dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor, terutama bagi yang baru saja membeli kendaraan bekas. Dengan melakukan balik nama, pemilik kendaraan dapat mengganti identitas dan kepemilikan kendaraan dari pemilik sebelumnya ke pemilik baru.

Selain itu, prosedur ini juga memungkinkan pemilik kendaraan untuk mengurus pajak motor tahunan maupun lima tahunan, perpanjangan STNK, dan administrasi kendaraan lainnya yang membutuhkan identitas KTP pemilik asli kendaraan.

Syarat dan Biaya Balik Nama STNK

Jika Anda ingin melakukan balik nama STNK, maka ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut antara lain:

  1. KTP pemilik baru kendaraan dan fotokopiannya
  2. BPKB asli dan fotokopiannya
  3. STNK asli dan fotokopiannya
  4. Bukti pembelian motor berupa kwitansi
  5. Hasil cek fisik kendaraan

Setelah melengkapi persyaratan di atas, Anda juga harus menyiapkan sejumlah biaya untuk proses balik nama STNK. Biaya tersebut di antaranya adalah:

  1. Biaya administrasi sebesar Rp35.000
  2. Biaya SWDLLKJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebesar Rp35.000
  3. Biaya pembuatan nomor polisi baru sebesar Rp30.000
  4. Biaya pembuatan BPKB baru sebesar Rp225.000
  5. Biaya pembuatan STNK baru sebesar Rp100.000
  6. Biaya Penerbitan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan) pelat nomor untuk kendaraan dua sebesar Rp60.000
  7. Biaya transfer BBN-KB sebesar 10% (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor). Namun, tarif dasar yang umumnya berlaku ⅔ kali dari tarif Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)
  8. Pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 2% untuk penyerahan pertama dan tambahan 5% untuk penyerahan berikutnya
  9. Denda apabila terjadi keterlambatan pembayaran pajak

Perlu diingat bahwa biaya balik nama STNK bisa berbeda-beda tergantung dari kebijakan perpajakan setiap daerah. Jika pembayaran pajak terlambat, Anda juga akan dikenakan denda tambahan.

Kiat untuk Mempermudah Proses Balik Nama STNK

Agar proses balik nama STNK dapat berjalan dengan lancar, berikut adalah beberapa kiat yang bisa Anda lakukan:

  1. Pastikan semua persyaratan yang dibutuhkan telah dipersiapkan dengan lengkap dan benar.
  2. Pilih waktu yang tepat untuk datang ke kantor Samsat agar tidak terlalu ramai dan mempersingkat waktu tunggu.
  3. Jangan ragu untuk bertanya kepada petugas Samsat jika terdapat hal-hal yang masih belum jelas mengenai prosedur balik nama STNK.
  4. Hindari menggunakan jasa calo yang tidak resmi agar terhindar dari kemungkinan penipuan atau biaya yang tidak wajar.
  5. Pastikan kendaraan yang akan dijual atau dibeli sudah memiliki surat-surat lengkap dan tidak memiliki masalah hukum atau administrasi lainnya.
  6. Selalu periksa ulang semua dokumen yang diterima dari petugas Samsat untuk memastikan tidak ada kesalahan atau kekurangan.
  7. Perhatikan jangka waktu pembayaran pajak agar tidak terkena denda atau sanksi lainnya.
  8. Gunakan layanan online untuk mempercepat proses pembayaran pajak dan administrasi kendaraan lainnya.
  9. Simpan semua dokumen kendaraan dengan baik dan jangan sampai hilang atau rusak.
  10. Jangan lupa untuk melakukan perpanjangan STNK dan pembayaran pajak kendaraan secara berkala agar tidak terkena sanksi atau denda.

Dengan mengikuti prosedur dan kiat-kiat di atas, Anda dapat melakukan balik nama STNK dengan mudah dan aman. Selain itu, pastikan untuk selalu mematuhi aturan dan peraturan perpajakan yang berlaku di daerah Anda. Hal itu perlu di lakukan agar anda terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan seperti denda dan lainnya.