Mau Bikin SKCK? Ini Syarat dan Cara Buat Kartu Sidik Jari yang Gampang dan Gratis

Siapa yang tidak kenal dengan SKCK? Surat Keterangan Catatan Kepolisian ini seringkali dibutuhkan saat kita ingin melamar pekerjaan, mengurus visa, atau bahkan untuk keperluan pernikahan. Nah, salah satu syarat untuk membuat SKCK adalah kartu sidik jari. Tapi, apa sih kartu sidik jari itu? Yuk, simak penjelasannya!

Apa Itu Kartu Sidik Jari?

Kartu sidik jari adalah dokumen resmi yang berisi hasil perumusan dari garis-garis papilear pada jari tangan dan kaki seseorang. Dokumen tersebut dikeluarkan oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan wajib disertakan sebagai salah satu syarat untuk mengurus SKCK.

Syarat Membuat Kartu Sidik Jari

Untuk membuat kartu sidik jari, terdapat beberapa dokumen yang perlu kamu siapkan. Dokumen-dokumen tersebut umumnya berupa pas foto, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK). Namun, syarat dan jumlah dokumen yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung dari kebijakan masing-masing Polres setempat. Oleh karena itu, sebaiknya kamu mengecek persyaratan yang berlaku di wilayahmu sebelum mengajukan permohonan pembuatan kartu sidik jari.

Untuk dokumen pas foto, biasanya kamu perlu menyiapkan dua lembar pas foto berukuran 4×6 dengan latar belakang merah dan satu lembar pas foto berukuran 3×4 dengan latar belakang merah. Sementara itu, untuk dokumen KTP dan KK, kamu perlu menyiapkan asli dan satu fotokopi dari masing-masing dokumen tersebut.

Pastikan dokumen yang kamu siapkan sudah lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Hal ini untuk memudahkan proses pembuatan kartu sidik jari dan menghindari penundaan atau bahkan penolakan permohonan. Jadi, jangan lupa untuk memeriksa kembali persyaratan yang berlaku sebelum mengajukan permohonan pembuatan kartu sidik jari.

Cara Membuat Kartu Sidik Jari

Setelah kamu menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah mengunjungi Kantor Kepolisian Resor (Polres) setempat untuk melakukan pembuatan kartu sidik jari. Namun, perlu diingat bahwa proses pembuatan kartu sidik jari tidak bisa diwakilkan, sehingga kamu harus datang langsung ke kantor Polres yang bersangkutan.

Pada tahap awal, kamu akan diminta untuk mengisi formulir AK-23 yang diberikan oleh petugas. Setelah itu, petugas akan melakukan proses perekaman sidik jari secara online. Proses ini dilakukan dengan cara menempelkan jari-jari tangan dan kaki kamu pada alat perekam sidik jari yang tersedia di kantor Polres.

Setelah proses perekaman selesai, petugas akan melakukan perumusan sidik jari dari data yang diperoleh. Kemudian, kamu akan diberikan form AK-24 atau kartu sidik jari yang telah selesai dibuat. Kartu sidik jari ini akan berisi informasi mengenai identitas dan sidik jari kamu yang telah direkam oleh petugas.

Yang menarik adalah bahwa proses pembuatan kartu sidik jari ini tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, perlu diingat bahwa waktu pelayanan pembuatan kartu sidik jari terbatas, yaitu pada hari Senin sampai Jumat pukul 08.00-14.00 dan pada hari Sabtu pukul 08.00-11.00 atau sesuai dengan waktu setempat. Oleh karena itu, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan baik dan datang ke kantor Polres pada waktu yang telah ditentukan untuk mempercepat proses pembuatan kartu sidik jari kamu.

Tips Praktis Buat Kamu yang Mau Buat SKCK

  • Cek persyaratan yang berlaku di wilayahmu
  • Persiapkan dokumen yang dibutuhkan dengan teliti
  • Pastikan kamu mengisi form AK-23 dengan benar
  • Jangan lupa, datang ke Polres setempat pada jam pelayanan yang telah ditentukan
  • Siapkan diri untuk perekaman sidik jari secara online oleh petugas

Nah, itu dia informasi lengkap tentang kartu sidik jari, syarat dan cara membuatnya. Jangan lupa, pastikan kamu mempersiapkan semua dokumen dengan baik dan mengikuti langkah-langkah dengan benar ya!