Ini Dia Nama Dokumen Penting Sebelum Dikenal Dengan Sebutan SKCK

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian memang terdengar biasa saja. Namun, sebenarnya dokumen ini sangat penting dan dibutuhkan dalam berbagai keperluan. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu SKCK?

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh kepolisian untuk memberikan keterangan tentang ada atau tidaknya catatan kepolisian yang terkait dengan pemohon.

Dokumen ini sangat penting dan seringkali menjadi salah satu syarat wajib dalam berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan, mengurus visa, dan lain-lain.

Sebelum SKCK menjadi istilah yang populer, dokumen ini dikenal dengan sebutan SKKB alias Surat Keterangan Kelakuan Baik. Meskipun demikian, isinya kurang lebih sama dengan SKCK. Namun, perbedaan terletak pada nama dan mungkin juga prosedur penerbitannya.

Isi dari SKCK sendiri berisi tentang catatan kepolisian yang terkait dengan pemohon, baik itu catatan positif atau negatif. Catatan positif misalnya tidak pernah terlibat dalam tindak pidana, sedangkan catatan negatif misalnya pernah terlibat dalam tindak pidana.

Oleh karena itu, SKCK menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa calon karyawan atau pemohon visa memiliki catatan kepolisian yang bersih.

Masa Berlaku SKCK

Masa berlaku dari SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah selama 6 bulan setelah diterbitkan. Jika sudah melewati masa berlaku tersebut, maka SKCK sudah tidak berlaku lagi dan harus diperbarui agar bisa digunakan kembali.

Hal ini disebabkan karena catatan kepolisian yang terkait dengan pemohon bisa saja berubah dalam waktu 6 bulan, baik itu menjadi lebih baik atau malah sebaliknya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi pemilik SKCK untuk memperhatikan masa berlaku dokumen tersebut agar bisa digunakan saat dibutuhkan. Jangan sampai SKCK sudah tidak berlaku saat ingin mengurus visa atau melamar pekerjaan, karena hal ini bisa mempersulit proses dan memakan waktu yang lebih lama.

Untuk memperbarui SKCK, pemohon harus datang kembali ke kantor Polres atau Polsek terdekat dengan membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti KTP asli, fotokopi KTP, dan pas foto terbaru.

Kemudian, pemohon akan diminta untuk mengisi formulir permohonan SKCK dan melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setelah itu, petugas akan melakukan proses verifikasi ulang terhadap data pemohon dan melakukan pengambilan sidik jari. Jika tidak ada masalah dengan catatan kepolisian yang terkait dengan pemohon, maka SKCK akan segera diterbitkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Dalam menjaga masa berlaku SKCK tetap valid, penting bagi pemohon untuk memperhatikan jangka waktu 6 bulan dan tidak menunggu hingga dokumen tersebut sudah tidak berlaku. Sebaiknya, perbarui SKCK sebelum masa berlaku habis agar bisa digunakan kembali dalam berbagai keperluan yang membutuhkan dokumen tersebut.

Pentingnya SKCK

SKCK sangat penting dalam berbagai keperluan. Misalnya saat melamar pekerjaan, banyak perusahaan yang mensyaratkan calon karyawan untuk melampirkan SKCK sebagai salah satu syarat.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa calon karyawan tersebut memiliki catatan kepolisian yang bersih dan tidak terlibat dalam tindak pidana.

Tak hanya itu, SKCK juga dibutuhkan untuk mengurus visa, baik untuk kepentingan studi maupun berlibur ke luar negeri. SKCK menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan visa tersebut.

Bagaimana Cara Mendapatkan SKCK?

Untuk mendapatkan SKCK, ada beberapa prosedur yang harus dilakukan. Pertama, pemohon harus datang ke kantor Polres atau Polsek terdekat dengan membawa KTP asli, fotokopi KTP, dan pas foto terbaru.

Kemudian, pemohon akan diminta untuk mengisi formulir permohonan SKCK dan melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setelah itu, pemohon akan diambil sidik jarinya dan dilakukan pengecekan data oleh petugas. Jika tidak ada masalah, SKCK akan segera diterbitkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Cara Menjaga Catatan Kepolisian Tetap Bersih

SKCK akan diterbitkan jika catatan kepolisian yang terkait dengan pemohon bersih. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga catatan kepolisian tetap bersih. Jangan terlibat dalam tindak pidana atau perbuatan yang melanggar hukum.

Jika sudah terlanjur terlibat dalam tindak pidana, segera selesaikan masalah tersebut dan laporkan ke pihak berwajib. Jangan biarkan masalah tersebut terus berlarut-larut dan merusak citra diri serta catatan kepolisian kita.

Kesimpulan

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian memang terdengar sepele, namun dokumen ini sangat penting dan dibutuhkan dalam berbagai keperluan. Jangan lupa untuk menjaga catatan kepolisian tetap bersih agar bisa mendapatkan SKCK dengan mudah.