Ketahui Perbedaan Lembaga Hukum Polri dengan Lembaga Hukum Lainnya

Baca artikel tentang perbedaan peran penegak hukum di Indonesia, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hakim, advokat, hingga KPK. Meskipun tugas dan peran mereka berbeda, tujuan utama mereka sama, yaitu menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia.

Dalam sistem hukum di Indonesia, terdapat berbagai macam penegak hukum yang memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda. Setiap penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hakim, advokat, hingga KPK, memiliki tugas dan tanggung jawab yang unik dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia. Meskipun peran dan tugas mereka berbeda, tujuan utama mereka tetap sama, yaitu menjaga ketertiban umum dan memperjuangkan keadilan bagi masyarakat Indonesia. Mari kita simak lebih lanjut mengenai perbedaan peran masing-masing penegak hukum di Indonesia.

Perbedaan Peran Polisi, Jaksa, Hakim, Advokat, dan KPK
Polisi
Polisi adalah penegak hukum yang bertugas menjaga ketertiban umum, memelihara keamanan, dan mengayomi masyarakat. Dalam penegakan hukum, polisi berada di garda terdepan sebelum jaksa dan hakim. Sebagai alat penegak hukum, kepolisian di Indonesia terutama bertugas memelihara keamanan dalam negeri dan selalu menjunjung tinggi HAM dan hukum negara.


Jaksa
Kejaksaan merupakan instansi pelaksana putusan pidana. Sementara itu dalam hukum perdata dan tata usaha negara, kejaksaan dapat mewakili pemerintah dalam perkara perdata dan tata usaha negara sebagai jaksa pengacara negara. Jaksa, sebagai pelaksana kewenangan kejaksaan, dapat menjadi penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan, dan wewenang lain berdasarkan undang-undang.


Hakim
Hakim adalah penegak hukum yang melaksanakan kekuasaan kehakiman melalui badan peradilan, yaitu dengan melaksanakan fungsi peradilan sesuai batas kewenangan yang diatur dalam undang-undang. Tugas dan fungsi hakim sebagai penyelenggara peradilan antara lain memeriksa, mengadili, dan memutuskan perkara; menetapkan hukum atas kasus yang dihadapkan padanya untuk memutuskan berdasarkan hukum yang berlaku dengan memberikan keadilan berdasarkan Pancasila.


Advokat
Advokat berstatus sebagai penegak hukum, bebas dan mandiri yang dijamin oleh hukum dan peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini, advokat menjadi salah satu perangkat dalam proses peradilan, yang kedudukannya setara dengan penegak hukum lainnya dalam menegakkan hukum dan keadilan. Advokat berfungsi menjaga objektivitas dan prinsip kesetaraan di hadapan hukum (equality before the law) dan akses pada pemberi nasihat hukum yang menjamin keadilan untuk semua lewat bantuan hukum.


KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki tugas utama berdasarkan UU No. 30 Tahun 2022 yaitu melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi; pencegahan tindak pidana korupsi; menyelidik, menyidik, dan melakukan penuntutan terhadap tipikor; supervisi instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tipikor; dan melakukan monitor terhadap penyelenggaran pemerintahan negara.
Dalam menjalankan tugasnya, KPK memiliki otoritas khusus yang tidak dimiliki oleh lembaga penegak hukum lainnya di Indonesia. KPK memiliki hak untuk melakukan penyadapan telepon, penggeledahan, dan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana korupsi tanpa harus melalui proses pengadilan terlebih dahulu.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa setiap penegak hukum di Indonesia memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda dalam menegakkan hukum dan keadilan di negara ini. Kepolisian bertugas menjaga ketertiban umum dan memelihara keamanan, kejaksaan sebagai instansi pelaksana putusan pidana, hakim sebagai penegak hukum melalui badan peradilan, advokat sebagai perangkat dalam proses peradilan, dan KPK sebagai lembaga yang bertugas khusus dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Meskipun tugas dan tanggung jawab mereka berbeda, tujuan utama mereka tetap sama, yaitu menjaga ketertiban dan keadilan bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, peran dan tugas masing-masing penegak hukum di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa hukum dan keadilan ditegakkan di negara ini.