Urutan Pangkat Brigadir dalam Kepolisian: Karier yang Menjanjikan

Pangkat Brigadir dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan pangkat Bintara tiga yang menempati posisi tertinggi kedua di bawah tingkat Perwira dan di atas tingkat Tamtama dalam struktur organisasi Polri. Untuk mencapai pangkat Brigadir, seseorang harus melewati proses yang cukup ketat dan mengikuti rangkaian pendidikan di sekolah kepolisian.

Sebelum tahun 2001, pangkat Brigadir dalam Polri disebut Sersan Kepala atau Serka, yang setara dengan pangkat militer. Tanda kepangkatan Brigadir yaitu tiga buah segitiga bersusun dengan warna perak yang menandakan tingkatannya sebagai Bintara tiga.

Pangkat Brigadir dibagi menjadi empat, yaitu Brigadir Polisi Kepala (Bripka), Brigadir Polisi (Brigpol), Brigadir Polisi Satu (Briptu), dan Brigadir Polisi Dua (Bripda). Setiap pangkat Brigadir memiliki lambang yang berbeda, yaitu 4 balok panah warna perak untuk Bripka, 3 balok panah warna perak untuk Brigpol, 2 balok panah warna perak untuk Briptu, dan 1 balok panah warna perak untuk Bripda.

Meskipun menjadi anggota kepolisian memerlukan proses yang ketat, namun karier di Polri merupakan karier yang menjanjikan. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, gaji rata-rata seorang Brigadir di Polri mencapai 6 juta rupiah per bulan. Tentu saja, gaji tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari pangkat dan tugas yang diemban.

Sebagai informasi, berikut ini adalah tingkatan pangkat kepolisian dari yang terendah hingga tertinggi:

  1. Tamtama
  • Bhayangkara Dua (Bharada)
  • Bhayangkara Satu (Bharatu)
  • Bhayangkara Kepala (Bharaka)
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda)
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu)
  • Ajun Brigadir Polisi (Abrip)
  • Bintara
  • Brigadir Polisi Dua (Bripda)
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu)
  • Brigadir Polisi (Brigpol)
  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka)
  • Perwira
  • Perwira Tinggi: Jenderal Polisi, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen), dan Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen).
  • Perwira Menengah: Komisaris Besar Polisi (Kombespol), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), dan Komisaris Polisi (Kompol).
  • Perwira Pertama: Ajun Komisaris Polisi (AKP), Inspektur Polisi Satu (Iptu), dan Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Untuk mencapai pangkat Brigadir, seorang calon anggota kepolisian harus melewati serangkaian tes dan seleksi yang ketat. Ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui, di antaranya adalah tes tertulis, tes psikologi, uji kesehatan, uji fisik, dan wawancara.

Setelah lulus dari sekolah kepolisian, seorang anggota Polri dengan pangkat Brigadir akan ditempatkan di berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia. Tugas-tugas yang diemban oleh Brigadir diantaranya adalah membantu tugas-tugas kepolisian, menegakkan hukum dan keamanan, serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Selain itu, seorang Brigadir juga harus mampu menegakkan nilai-nilai kepolisian, seperti integritas, profesionalisme, dan kejujuran. Seorang Brigadir harus dapat bekerja sama dengan baik dengan rekan-rekan di satuan kerjanya serta masyarakat yang dilayaninya.

Dalam menjalankan tugasnya, seorang anggota Polri dengan pangkat Brigadir harus senantiasa mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selain itu, seorang Brigadir juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, baik dalam berbicara maupun dalam menulis laporan.

Berkarier di Polri juga memberikan banyak kesempatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan kursus-kursus yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan seorang Brigadir. Pelatihan-pelatihan tersebut diantaranya adalah pelatihan penegakan hukum, pelatihan intelijen, pelatihan pembinaan masyarakat, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, karier di Polri juga memberikan kesempatan untuk naik pangkat yang lebih tinggi dan mendapatkan gaji yang lebih besar. Namun, untuk naik pangkat, seorang Brigadir harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dan memiliki prestasi kerja yang baik.