Persyaratan dan Tahapan Mengurus SIM yang Hilang atau Rusak yang Harus Anda Ketahui

Anda kehilangan SIM atau SIM Anda rusak? Jangan khawatir, dalam artikel ini, kami memberikan informasi lengkap tentang cara mengurus SIM yang hilang atau rusak. Simak langkah-langkahnya dan persyaratan yang perlu disiapkan sebelum mengajukan permohonan SIM baru.

Surat Izin Mengemudi atau SIM adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan. Pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, tentu wajib memiliki SIM. Namun, bagaimana jika SIM hilang atau rusak?

Jangan khawatir, dalam artikel ini kami akan memberikan informasi lengkap tentang cara mengurus SIM yang hilang atau rusak. Kami akan membahas persyaratan dokumen yang perlu disiapkan, tahapan mengurus SIM yang hilang atau rusak, serta biaya yang harus dibayarkan. Simak langkah-langkahnya dan persyaratan yang perlu disiapkan sebelum mengajukan permohonan SIM baru.

Persyaratan Dokumen untuk Mengurus SIM yang Hilang atau Rusak

Sebelum mengajukan permohonan SIM baru, pastikan Anda menyiapkan beberapa dokumen persyaratan yang perlu disiapkan. Surat Izin Mengemudi atau SIM adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan.

Pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, tentu wajib memiliki SIM. Identitas ini harus dibawa oleh pengendara setiap kali berkendara. Jika tidak memiliki atau tidak membawa SIM, polisi bisa melakukan penilangan kepada pengendara.

Jika SIM Anda hilang atau rusak, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat laporan kehilangan SIM terlebih dahulu di kantor polisi terdekat, seperti di Polsek atau Polres. Surat keterangan kehilangan ini menjadi bukti bahwa pelapor pernah memiliki SIM. Setelah itu, pemilik SIM dapat mengajukan permohonan baru di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM terdekat.

Pastikan masa berlaku SIM milik Anda belum habis atau masih aktif. Berikut beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk mengurus SIM yang hilang: Surat Kehilangan dari Kepolisian terdekat bisa dari Polres atau Polsek. Fotokopi SIM yang hilang jika ada. KTP asli dan fotokopi. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter (proses pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan di lokasi Satpas).

Tahapan Mengurus SIM yang Hilang atau Rusak

Setelah semua dokumen persyaratan untuk mengurus SIM yang hilang sudah siap, Anda bisa mendatangi kantor Satpas terdekat untuk mengajukan permohonan SIM baru. Berikut tahapan-tahapannya:

  1. Datang ke kantor Satpas terdekat.
  2. Ambil formulir pendaftaran dan isi formulir pendaftaran secara lengkap.
  3. Bawa dokumen persyaratan dan formulir pendaftaran kepada petugas untuk diperiksa.
  4. Setelah itu, Anda akan diarahkan untuk pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan untuk SIM baru.
  5. Tunggu hingga SIM selesai dicetak dan diberikan petugas.

Biaya Mengurus SIM yang Hilang atau Rusak

Terdapat biaya yang perlu dibayarkan untuk mengurus SIM hilang. Biaya untuk mengurus SIM hilang sama dengan biaya untuk melakukan perpanjang SIM. Berikut biaya yang dibayarkan untuk mengurus SIM yang hilang:

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM B1: Rp 80.000
  • SIM B2: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000
  • SIM C1: Rp 75.000
  • SIM C2: Rp 75.000
  • SIM D: Rp 30.000
  • SIM D1: Rp 30.000

Secara umum, cara mengurus SIM yang hilang cukup mudah, namun Anda perlu meluangkan waktu pada jam kerja. Pastikan Anda menyiapkan semua dokumen persyaratan yang diperlukan dan mengikuti tahapan-tahapan yang sudah dijelaskan di atas. Dengan begitu, Anda bisa memiliki SIM baru dalam waktu singkat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mengurus SIM yang hilang atau rusak. Terima kasih telah membaca!