Cara Membuat SIM Secara Langsung: Begini Syarat, dan Langkah-langkahnya

Ingin memiliki SIM dan mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya? Simak artikel ini untuk mengetahui jenis dan syarat membuat SIM, serta cara membuatnya secara langsung di kantor polisi.

Surat izin mengemudi atau SIM adalah bukti registrasi yang dikeluarkan oleh Polri setelah seseorang memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani rohani, memahami peraturan lalu lintas, dan terampil dalam mengemudikan kendaraan bermotor.

SIM sendiri terdiri dari beberapa jenis, antara lain golongan A, A khusus, B1, B2, C, dan D. Namun, sebelum membuat SIM, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Bagi Anda yang ingin membuat SIM secara langsung di kantor polisi, artikel ini akan memberikan langkah-langkahnya secara detail. Simak terus artikel ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut!

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat SIM secara langsung di kantor polisi, beserta syarat yang perlu diketahui terlebih dahulu.

Syarat Membuat SIM

Sebelum membuat SIM, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Membuat permohonan tertulis.
  2. Pemohon bisa membaca serta menulis.
  3. Pemohon memiliki pengetahuan seputar peraturan lalu lintas jalan dan teknik dasar berkendara menggunakan kendaraan bermotor.
  4. Batas usia minimal untuk SIM golongan C 16 tahun, SIM golongan A 17 tahun, SIM golongan B1 dan B2 20 tahun.
  5. Terampil dalam mengemudi kendaraan bermotor.
  6. Sehat jasmani dan rohani.
  7. Dinyatakan lulus ujian teori dan ujian praktik.

Selain ketujuh syarat di atas, pemohon juga harus melampirkan KTP asli dan fotokopi KTP. Pemohon disarankan juga untuk membawa asuransi kecelakaan diri pengemudi atau AKDP dan surat keterangan sehat rohani dan jasmani dari dokter.

Cara Membuat SIM Secara Langsung di Kantor Polisi

Setelah mengetahui jenis dan syarat membuat SIM, berikut adalah langkah-langkah membuat SIM secara langsung di kantor polisi:

  1. Datang langsung ke kantor polisi terdekat pada hari dan jam kerja dengan membawa persyaratan membuat SIM.
  2. Ambil atau beli permohonan pembuatan SIM. Anda juga bisa membayar premi asuransi tapi tidak wajib melakukannya.
  3. Isikan formulir permohonan, lalu serahkan ke petugas pada loket yang sudah tersedia.
  4. Tunggu sampai nama Anda dipanggil oleh petugas.
  5. Setelah dipanggil, Anda akan diminta untuk menyelesaikan tahapan ujian. Terdapat dua jenis ujian, yaitu:
    a. Ujian teori. Anda akan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan seputar rambu lalu lintas, marka jalan, dan hal lain yang berhubungan dengan peraturan berkendara. Jika tidak lulus, maka Anda masih diberi kesempatan untuk mengulang ujian teori setelah waktu tujuh hari, 14 hari, dan 30 hari. Apabila hendak ujian lagi, lalu tidak lulus sampai berkali-kali, Anda tidak perlu membayar bahkan mendapatkan layanan bebas biaya SIM.
    b. Ujian praktik. Anda akan diminta untuk mengendari kendaraan bermotor di lapangan terbuka milik Satpas SIM. Ujian berkendara ini tergantung pada jenis SIM yang akan anda buat.
  6. Apabila lulus ujian, Anda akan diminta untuk menunggu lagi sampai dipanggil untuk melengkapi data-data.
  7. Tahapan terakhir dari rangkaian cara membuat SIM adalah mengambil SIM anda di loket setelah nama anda dipanggil.

Mendapatkan SIM adalah hal penting bagi setiap orang yang ingin mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. Sebelum membuat SIM, perlu diketahui jenis dan syarat membuat SIM. Ada beberapa jenis SIM, antara lain golongan A, A khusus, B1, B2, C, dan D. 

Demikian informasi mengenai cara membuat SIM secara langsung ke kantor kepolisian setempat. Semoga bermanfaat.